Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Berawal dari Ruang Kelas ke Dinding Kota: Guru Seni I Gede Maha Putra Sulap Mural Jadi Media Mendidik Berkreasi

Ida Bagus Indra Prasetia • Senin, 10 November 2025 | 03:39 WIB
TUNTASKAN KARYANYA : I Gede Maha Putra Tengah menuntaskan karya muralnya. (ist)
TUNTASKAN KARYANYA : I Gede Maha Putra Tengah menuntaskan karya muralnya. (ist)

 

Berawal dari keinginan sederhana untuk menghidupkan suasana belajar di ruang kelas, I Gede Maha Putra, seorang pengajar seni rupa, menemukan panggilan barunya di dunia mural. Kecintaannya pada seni kini tidak hanya diwujudkan lewat papan tulis, tetapi juga di dinding-dinding sekolah dan ruang publik, mengubahnya menjadi media edukasi dan inspirasi.

PROSES  kreatif   itu berlangsung tak sengaja. “Awalnya saya hanya ingin membuat suasana kelas lebih hidup dan menyenangkan bagi siswa. Tapi ternyata dari sana, banyak yang tertarik dan mulai mengajak saya membuat mural di tempat lain. Dari situlah semua mulai berkembang,” ujar Maha Putra, Minggu (9/11/2025).

Mural Bukan Sekadar Hiasan

Maha Putra, yang awalnya hanya diminta membuat mural di dinding kelas, kini dipercaya menghias berbagai sudut sekolah, mulai dari pojok baca, perpustakaan, hingga dinding luar. Setiap mural yang ia ciptakan dirancang khusus agar tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga mengandung makna dan pesan edukatif bagi siswa.

Dukungan dan apresiasi yang masif dari lingkungan sekolah dan sekitarnya memantapkan langkahnya untuk menekuni dunia mural secara profesional. Dari dedikasi ini, lahirlah MPART Project, wadah kreatif yang menjadi simbol konsistensi dan semangat berkaryanya.

MPART Project: Menularkan Semangat Seni Lewat Warna

Kini, MPART Project telah berkembang dan beranggotakan enam perupa muda yang memiliki misi serupa: menghadirkan keindahan dan pesan positif melalui seni jalanan.

“MPART Project bukan hanya tentang menggambar di dinding, tapi bagaimana kami bisa menyampaikan pesan dan semangat lewat warna,” jelas Maha Putra. “Kami ingin mural bisa jadi media edukatif, bukan sekadar hiasan.”

Tim MPART Project kini aktif berkolaborasi dengan berbagai sekolah dan komunitas, menciptakan ruang belajar yang lebih hidup dan inspiratif.

Melalui proyek kolaboratif ini, Maha Putra dan timnya terus menularkan semangat berkarya kepada generasi muda, mendorong mereka untuk berani berkreasi dan mengekspresikan diri lewat seni.[*]

Editor : Hari Puspita
#Seni Rupa #mural #pelukis #lukisan