DENPASAR- Penangkapan dua pria warga Negara asing asal Turki terduga pelaku skimming oleh anggota polisi sempat hebohkan warga yang tinggal di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Mingggu dini hari (30/5) sekitar pukul 01.48 WITA.
Tak hanya hebohkan warga sekitar, proses penangkapan kedua WNA di depan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), tepanya dekat SPBU Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, itu juga berlangsung dramatis.
Dramatis karena saat proses penangkapan, kedua pria asing terduga pelaku skimming itu sempat melakukan perlawanan ke petugas dan berusaha kabur.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali di TKP, sebelum penangkapan, diduga dua WNA asal Turki sempat menjadi target operasi (TO) polisi. Dugaan kuat itu seperti diakui salah saru karyawan SPBU bernama Agus.
Menurut saksi, dari informasi karyawan lain, sebelum penangkapan, ada banyak polisi di SPBU tempatnya bekerja.”Dari informasi teman ada belasan polisi sebelum penangkapan di sini (Area SPBU),”jelas Agus.
Bahkan selain di SPBU, polisi berpakaian preman juga banyak yang standby di traffic light Jalan Imam Bonjol-Pulau Galang.
“Ada juga yang di seberang jalan depan SPBU, beberapa di pojok belakang area SPBU,”imbuhnya.
Sedangkan menjelang penangkapan, imbuh Agus, dari keterangan temannya, hanya ada dua kendaraan masuk ke SPBU untuk mengisi BBM.
“Waktu sebelum kejadian hanya ada satu mobil dan satu sepeda motor yang mengisi BBM,”tambah saksi lagi.
Selanjutnya, salah satu penumpang dari mobil itu turun dari mobil dan melangkah ke ATM sementara mobil yang ditumpangi itu sedang pengisian BBM. Ketika pria itu berada di dalam mesin ATM, seketika sudah ada dua pria berdiri di depan pintu. Saat itu juga, pihak kepolisian bergegas ke sana dan membekuk dua pria WNA berpakaian hitam.
"Teman-teman mengira, lelaki yang turun dari mobil itu berkelahi. Ternyata lelaki yang turun dari mobil ini malah kebingungan dengan peristiwa yang terjadi. Setelah dipastikan, ternyata baru mengetahui polisi mengejar dua WNA terduga jaringan pelaku skimming" beber Agus.
Bahkan tak sampai di sana, masih kata Agus, saat hendak ditangkap, kedua WNA itu sempat kabur.
“Pas kabur, polisi mengejar dan berhasil mengepung di depan mesin ATM itu (depan SPBU),”tambahnya.
Sementara itu, terkait penangkapan dua WNA asal Turki terduga pelaku skimming, sumber kepolisian mengatakan, bahwa dua WNA itu sudah menjadi TO.
Sebab, sebelumnya mereka berkeliaran di sana. Diduga mereka sempat memasang alat-alat skimming. "Ya situasi di depan ATM memang remang-remang ditambah lagi sudah sepi. Walaupun demikian aksi mereka di ketahui dan dapat diamànkan," tutup sumber.
Sedangkan secara terpisah, Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (1/6) membenarkan dengan penangkapan dua WNA asal Turki terduga pelaku skimming. "Ya dua pria Turki diamankan. Dalam waktu dekat, kita Rilis," tukas Kombes Yuliar singkat.
Editor : Didik Dwi Pratono