“Share (bagikan) muka orang ini dan bantu aku untuk cari dia. Aku berharap bisa dapet rekaman CCTV. Tapi ada banyak saksi dan security dan waitress di sana,” kata Jennifer melalui instastory di akun instagramnya @jennifercoppenreal20.
Tidak cukup di sana, Jennifer juga mengaku perbuatan lelaki yang telah menamparnya lantaran membantu bule cewek yang dikerubungi, digerayangi dan dicolek oleh sejumlah pia sudah keterlaluan.
"Ini bener-bener keterlaluan main tangan sama cewe padahal aku bener-bener ga ngapa-ngapain dan cuman suruh mereka untuk stop gangguin cewe itu,” terang Jennifer Coppen.
Orang berbaju putih dengan kerah warna biru dongker itu diduga seorang bodyguard yang menjaga tamu dari Filipina. (Bersambung halaman berikutnya)
Kemudian, Jennifer Coppen memposting satu wajah lagi yang mengenakan kaus warna hitam. Menurut sumber di kepolisian, orang berkaus hitam ini orang Filipina yang dijaga pelaku penganiayaan Jennifer.
“Ini adalah orang yang dia jaga. Aku marah ke dia karena dia bener-bener disrespectful bahkan megang-megang aku dan cewe-cewe lainnya padahal kita ga kenal sama sekali, ngobrol juga engga,” kata Jennifer dalam tulisan di instastory.
“Please kalo kalian tau info dia siapa kirim ke aku karena besok aku bakalan ke kantor polisi dan tindak lanjut ini semua,” kata jennifer yang memposting di instastory pagi usai peristiwa penganiayaan.
Selain memposting dua wajah itu, artis Jennifer Coppen juga sempat menyatakan akan membeberkan kronologi peristiwa yang menimpanya.
"Again. Thankyou for all the non stop love and support. Soon aku bakal bikin video kronologi dan semua buktinya," kata Jennifer.
Ia juga menyampaikan bahwa akan berikan kronologi detilnya hingga ia juga turut meminta agar warganet dapat mendoakkanya agar mendapatkan keadilan.(Bersambung halaman berikutnya)
"Sementara itu saat ini aku butuh waktu untuk mencerna semuanya yang sedang terjadi karena aku juga masih in shock," imbuh Jennifer.
"Doain semoga aku dapet keadilan yang seharusnya dan semoga kalian gaada yang pernah ngalamin kejadian ini. With love Jenn," pungkas dia.
Sebelumnya diberitakan, artis blasteran Belanda-Indonesia, Jennifer Coppen dianiaya di sebuah diskotek Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (12/5) sekitar Pukul 03.30 Wita.
Jennifer Coppen datang menikmati hiburan bersama beberapa temannya di Shishi Bar sejak Rabu malam (11/5/2022) sekitar pukul 21.00 Wita. Bersama teman-temanya, Jennifer hendak pulang dari diskotek Kamis (12/5) sekitar Pukul 03.30 Wita. Saat sampai di depan pintu masuk Shishi Bar, Jennifer Coppen melihat seorang bule perempuan yang diganggu beberapa orang pria.
Bule perempuan yang dalam kondisi mabuk itu dikelilingi beberapa orang pria. Beberapa pia mencolek dan menggerayangi bule perempuan tersebut. Namun tak ada satu pun pengunjung yang mau menolong bule cewek ini.
Melihat pelecehan seksual seperti itu, Jennifer Coppen yang tampil menolong. Ia meminta para lelaki itu menghentikan aksinya. Namun, Jennifer Coppen justru ditampar seorang lelaki hingga memar pada pipi dan rahangnya.
Usai menampar, lelaki berbadan kekar itu juga sempat menghardik agar jangan macam-macam dengan mereka. Jennifer Coppen pun melapor ke Polsek Kuta Utara, Kamis (12/5) siang itu.
Jennifer Coppen belum belum bisa dikonfirmasi. Sebab belum membalas konfirmasi radarbali.id melalui direct message (DM) Instagramnya. Namun, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Mohammad Amir membenarkan bahwa telah menerima laporan Jennifer Coppen yang mengaku dianiaya. Dia menyatakan, pihak Reskrim Polsek Kuta Utara sementara melakukan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap Jennifer Coppen.
Kata Mohammad Amir, pihaknya memintai keterangan saksi korban dan saksi di lokasi kejadian. Termasuk akan mengecek CCTV.
"Ya, benar, korban artis dan dia sempat post di sosmednya otomatis menjadi viral. Kita masih melakukan penyelidikan," jelas Iptu Mohammad Amir. (dre) Editor : Yoyo Raharyo