Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Polda Bali Backup Bareskrim Gerebek Markas Judi Online di Sidakarya, Begini Ternyata

Andre Sulla • Jumat, 1 September 2023 | 02:30 WIB

 

Kantor megah ini diduga dipakai untuk bermain judi online
Kantor megah ini diduga dipakai untuk bermain judi online

DENPASAR,radarbali.id - Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) angkat bicara terkait penggerebakan markas paktek judi online di Komplek Vila Shukaku, Nomor 899 X dan Nomor 191 di Kawasan Jalan Tukad Balian, Sidakarya, Sanur, Denpasar Selatan, Bali. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kombespol Jansen Avitus Panjaitan manyatakan ada permintaan dari pihak Bareskrim Mabes Polri kepada Ditreskrimum Polda Bali. Tentunya melakukan pengerebekan, Jumat 18 Agustus 2023 sekitar pukul 02.30.

Juru Bicara Polda Bali mengatakan, penggerebakan itu merupakan gawe Bareskrim. Namun di wilayah hukum Bali, sehingga Polda Bali melaksanakan bantuan alia Back Up sesuai permintaan dari Bareskrim. Pun proses yang dilakukan Tim, berjalan lancar. "Benar, penindakan dan proses lebih lanjut dari Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri. Dilapangan berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Bali," singkat mantan Kapolresta Denpasar.

Tekait dengan adanya penggerebakan di vila yang dijadikan markas sindikat judi online di Jalan Tukad Balian, Desa Sidakarya, Denpasar, ini dibenarkan Kepala Dusun (Kadus) Wirasatya, Desa Sidakarya, I Wayan Agus Eka Putra, 31.

Dikatakan pihak kepolisian datangi lokasi tersebut tidak berkoordinasi dengan pihak Desa. Walaupun demikian, ia tidak keberatan, karena itu sudah menjadi tugas Kepolisian dalam melakukan Penyelidikan dan penggerebakan. "Saya baru tahu adanya paktik tersebut, setelah mendapatkan surat dari Polisi, Selasa 22 Agustus 2023," ungkap Aparatur Desa ini.

DIGEREBEK: Salah satu tempat Bareskim polri menggerebek tempat judi online- di jalan Tukad Balian no 191, Sidakarya, Denpasar Selatan.
DIGEREBEK: Salah satu tempat Bareskim polri menggerebek tempat judi online- di jalan Tukad Balian no 191, Sidakarya, Denpasar Selatan.

Ia terkejut saat itu ketika ada yang mengakibatkan sebagai petugas Bareskrim, kepentingannya sebatas menitipkan surat panggilan sebagai saksi kepada pemilik vila. Karena, pemilik vila berinisial FJP tidak diketahui keberadaannya oleh Polisi.

"Hingga kini, surat itu masih ada, karena saya sendiri belum berhasil meneruskan surat tersebut lantaran FJP sudah tidak lagi berada di lokasi dan vila tersebut sudah tak berpenghuni," timpal Eka, ditemui kantor Desa Sidakarya, pada Kamis (31/8).

Pun dikatakan Eka, Polisi menitipkan surat kepadanya karena pemilik warung yang ada di depan vila itu sama sekali tidak mau menerima surat tersebut karena takut. Setelah menerima surat, hari itu juga ia berkunjung ke lokasi (TKP). Tentunya melakukan pengecekan sekaligus membawakan surat ini.

Benar, FJP diketahui sudah satu minggu yang lalu tak ada ditempat dan tidak tahu ke mana. Vila sudah digembok. "FJP merupakan warga Kabupaten Badung, yang tinggal di vila tersebut. FJP juga sering terlihat duduk bersantai di warung depan vila tersebut," beber Eka.

Pun dikatakan, FJP diketahui beri sumbangan ke Desa Adat, beberapa kali, apabila ada upacara keagamaan. Dari pengamatannya selama ini, vila tersebut ramai saat momen liburan saja. Belqkangan ini diketahui sepi.

Namun, sekitar sebulan terakhir, tampak sejumlah pria dan wanita keluar masuk di vila tersebut pada malam harinya. "Sama sekali saya tidak menaruh curiga jika vila tersebut dijadikan markas sindikat judi online," tambahnya.

Setiap malam itu orang-orang ini sekitar jam 10 atau 11, pasti beli nasi di pertigaan, beli makan sering ngutang, Tapi tidak terlalu memperhatikan terkait masalah yang ada, apalagi curiga ke arah adanya judi online ini. "Saya terkejut ketika dititipkan surat kepada pemilik vila. Ternyata ada sarat judi online di Sidakarta. Dan kabarnya, pelaku dari luar Bali berjumlah puluhan orang," tutup Eka.

Sementara pantauan Jawa Pos Radar Bali, di komplek diketahui sepi. pintu gerbang setinggi hampir tiga meter yang menjadi satu-satunya pintu akses masuk ke vila tersebut digembok. Tidak terlihat tanda-tanda orang menghuni di vila bertuliskan Shukaku Warga atau pedagang sekitar mengaku tidak mengetahui adanya markas atau aktivitas judi online di tempat tersebut.


Utuk diketahui, Bareskrim dan Polda Bali herebeka dua unit bagunan yang ada dalam satu komplek vila di Jalan Tukad Balian Denpasar yang dijadikan markas judi online. Ada 31 orang yang ditangkap. Sebagaimana di kamar Nomor 899 X dan rumah kedua di Nomor 191. Bangunan itu dipakai tempat tinggal dan mengoperasikan lima situs judi online. Diantaranya situs Hotel Slot 88 yang dioperasikan 6 tersangka.

Kedua situs Jaya Slot 88 dioperasikan 9 tersangka. Ketiga situs Auto Cuan 88 dengan operator 6 tersangka, keempat situs Oskar 28 oleh 4 tersangka dan terakhir situs Siera 77 dengan 5 tersangka.
Kelima situs judi online dan 31 tersangka merupakan satu sindikat. Ke 31 tersangka merupakan bos judi online, administrator dan para karyawan yang menempati posisi sebagai telemarketing.

Penggerebekan di kedua rumah dilakukan sehari setelah HUT Kemerdekaan RI, tepatnya 18 Agustus 2023 dinihari sekitar pukul 02.30. Bb diamankan terdiri 240 personal computer (PC) atau laptop dan 253 handphone.

Ada juga 58 (buku) rekening berbagai bank. Terhadap leader dari situs judi online tersebut dijerat Pasal 45 Ayat 2 Juncto Pasal 27 Ayat 2 UU ITE dan/atau Pasal 303 Ayat 1 ke-1 dan ke-2 KUHP dan atau Pasal 3 dan Pasal 10 UU Pemberantasan TPPU. Sementara, terhadap karyawan telemarketing dijerat Pasal 45 Ayat 2 Juncto Pasal 27 Ayat 2 UU ITE dan atau Pasal 303 Ayat 1 ke-1 dan ke-2 KUHP.***

Editor : M.Ridwan
#kabid humas #mabes polri #polda bali #judi online #ditreskrimum polda bali