AMLAPURA- I Wayan Suradnyana, 53, harus mendapat perawatan intensif di RSUD Karangasem akibat mengalami luka serius.
Pria asal Banjar dinas Perasi Kauh, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem dibacok anak kandungnya sendiri yakni I Nengah Agus Wira Sanjaya, 30, pada Senin malam (6/11) lalu.
Kanit Reskrim Polsek Karangasem Iptu Ida Bagus Putra Manuaba mengatakan, peristiwa pembacokan yang dialami Suradnyana terjadi pada Senin malam sekitar pukul 22.30. Korban yang baru saja tiba dirumahnya terlibat cekcok dengan pelaku yang merupakan anak kandungnya.
“Pelaku ini diketahui mencuri telur ayam milik tetangganya. Itu membuat korban marah,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (8/11).
Saking kesalnya, korban langsung menampar pipi pelaku sebanyak satu kali. Usai ditampar, pelaku langsung masuk kamar. Namun karena kemarahan sang ayah masih belum reda, korban pun dipanggil untuk keluar kamar.
“Saat keluar itu, pelaku langsung melempar wajah korban menggunakan handphone disusul menebas ayahnya menggunakan golok,” terangnya.
Akibat tebasan golok yang dilayangkan Sanjaya, korban mengalami luka terbuka sepanjang 15 cm pada bagian punggung. Selain mengalami luka pada bagian punggung, jari korban juga terluka akibat tebasan golok tersebut.
“Karena merasa terancam, korban langsung melarikan diri ke rumah tetangganya,” ucap Manuaba.
Bukannya berhenti melakukan penganiayaan, pelaku sempat mengejar korban yang sudah dalam kondisi bersimbah darah. Beruntung, teriakan minta tolong korban didengar oleh tetangganya.
“Langsung dibuka pintu dan diselamatkan tetangganya. Pintu dikunci, sehingga pelaku tidak bisa masuk,” imbuhya.
Kejadian itupun membuat heboh, dan dilaporkan ke polisi. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Karangasem untuk mendapat penanganan medis.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, ternyata pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa dan sering bertingkah tidak normal. Bahkan, sebelum membacok ayah kandungnya, pelaku juga sempat melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya.
“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut kami masih menunggu hasil visum dari dokter kejiwaan RSUD Karangasem," tandasnya. ***
Editor : Donny Tabelak