DENPASAR, radarbali.id - Bareskrim Mabes Polri turun tangan memimpin tim Polda Bali dan Jajaran menangkap tiga mafia asal Meksiko, yakni Escobedo Juan Antonio, 24. Aramburo Contreras Jose Alfonso, 32. Dan Deraz Gonzalez Victor Eduardo, 36.
Tim gabungam sangat berhati-hati dalam penyelidikan, penyidikan hingga penggerebekan dan penangkapan, disalah satu Perumahan di Ungasan, Kuta Selatan, Sabtu (27/1), sekitar pukul 07.00.
Komplotan kriminal WNA Meksiko ini berjumlah 3 orang ini diduga memiliki sikap, juga tingkah laku yang nekat, brutal dan koboi karena memiliki senjata api. Pun penangkapan dilakukan secara senyap teratur. Tentunya melibatkan dan dipimpin langsung oleh pihak Bareskrim Mabes Polri.
"Tim gabungan yang terlibat yaitu Polsek Mengwi, Polres Badung, Ditkrimum Polda Bali, juga pasukan taktis dari Satbrimob Polda Bali. Dipimpin oleh anggota Bareskrim," beber sumber meminta namanya dirahasiakan.
Dengan cara kerja tim yang teratur, persembunyi para koboi berandalan ini dieundus berada disalah satu Perumahan, di Kuta Selatan. Lalu dilakukan pengintaian sejak dini hari hingga subuh, Sabtu (27/1/2024).
Bak film action, setelah para mefia merasa nyaman di dalam kamar dan diketahui tertidur dengan nyenyak, tim langsung terobos.
Yakni lakukan operasi penggerebekan dan penangkapan dengan pengamanan berlapis. Ke tiga pria ini diamankan dengan mudah di dalam kamar tanpa perlawanan sama sekali. Jikalau para lelaki ini berusaha kabur sekalipun maka akan percuma.
Karena Perumahan itu telah dikepung secara rapih. Baik dari dalam hingga bagian luar oleh petugas bersenjata lengkap. Bahkan kabar operasi tim gabungan ini warga setempat atau penghuni perumahan di kawasan tersebut, sama sekali tidak diketahui warga setempat.
"Maaf pak kami tidak tahu kalau ada penangkapan beberapa orang asing dilakukan Apara Penegak Hukum di salah satu Perumahan maupun vila kawasan sini," ujar babarapa warga, juga beberla satpam di sejumlah vila kawasan yang diduga tak jauh dari lokasi pengerebekan dan penangkapan tiga lelaki Meksiko ini.
Kini ke tiga WNA tersebut telah diamankan, ditahan dan diperiksa di Polda Bali. "Mereka masih menjalani pemeriksaan maraton di Polda Bali. Motifnya pemerasan dan percobaan pembunuhan," bisik sumber.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan.
"Nantinya Bapak Kapolda yang akan menyampaikan kronologi penangkapan dalam waktu dekat," tutupnya. ***
Editor : M.Ridwan