Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pomdam IX Udayana Segera Usut Kematian Serda Didin Saat Tugas di Papua, Keluarga Lapor Ada Kejanggalan

Andre Sulla • Rabu, 24 Juli 2024 | 04:29 WIB
JANGGAL: Almarhum anggota Kodam IX Udayana I Gede Didin Saputra saat disemayamkan di rumah duka sebelum pemakaman, dicurigai tak wajar oleh keluarganya.
JANGGAL: Almarhum anggota Kodam IX Udayana I Gede Didin Saputra saat disemayamkan di rumah duka sebelum pemakaman, dicurigai tak wajar oleh keluarganya.

DENPASAR, radarbali.id -  Keluarga anggota TNI Serda I Gede Didin Saputra menyebut kematian anggota Kodam IX Udayana, Minggu 7 Juli 2024 diyakini tak wajar.

Apa buktinya?. Komandan Pomdam (Danpomdam) IX/Udayana Kolonel Cpm Unggul Wahyudi menerangkan, telah mendapatkan laporan dari pohak keluarga.

Karena itu, pihaknya segeta menindaklanjutinya. Dikatakan proses investigasi akan dilakukan oleh Kodam XVIII/Kasuari.

 Baca Juga: CATAT! Wali Kota Denpasar Tolak Pembangunan Beach Club Sanur, Fokus Benahi Kawasan Sanur dengan Pengadaan Bus Listrik untuk Urai Kemacetan  

Kendati demikian, mengingat lokasi kejadian berada di sana. Karena itu, pihakaknya berkoordinasi terkait perkembangan.

"Laporan sedang kami tindaklanjuti, dan investigasi nanti dari Kasuari, karena TKP-nya ada di sana. Kami tetap berkoordinasi," terang Unggul Selasa (23/7/2024).

Senada disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana bahwa Kodam Kasuari yang akan melakukan investigasi karena TKP berada di wilayah mereka. "Segala laporan dan data dan bawa ke sana (Kodam Kasuari), disesuaikan dengan locus," singkatnya.

 Baca Juga: Bisnis Nama Domain Internet Meningkat Pesat, Sektor UMKM Jadi Salah Satu Sektor Pendaftar Terbanyak

Untuk diketahui, Serda Didin adalah Bintara Remaja Yonif 762/VYS Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat. Tak disangka, berita duka diterima oleh pihak keluarga bahwa putra mereka meninggal dunia di RSUD Sele Be Solu, Sorong, Papua, pukul 23.30 WIT.

Saat itu informasi penyebab meninggalnya simpang siur, ada yang menyebutkan sakit, hingga bahkan disebut jadi korban tembak KKB. Namun semua itu belum bisa dipastikan.

 Baca Juga: Kick Off! Badung Gelar PIN Polio, Sasaran 60.412 Orang, Target Imunisasi 100 Persen  

Adanya kejanggalan dan dugaan kekerasan mencuat saat jenazah anggota TNI asal Denpasar, Bali itu diterima pihak keluarga.

Mereka mendapati keranda Serda Didin berisi darah. Bahkan, jenazahnya dalam keadaan lebam, dada lebam, kaki bengkak, terdapat bekas luka di pipi dan bekas cekik di leher. Sehingga, jenazah diotopsi di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Dr IGNG Ngoerah pada Senin 8 Juli 2024 lalu.

 

Pihak keluarga lantas membuat laporan pengaduan perihal ini pada Selasa 16 Juli 2024. Laporan tersebut sudah diterima oleh Kapten Cpm IBK Surya Anthara dan diketahui dengan tanda tangan dan stempel basah dari Kepala Seksi Penyidikan Pomdam IX/Udayana Mayor Cpm I Dewa Gede Alit Putra dengan nomor STTLP/04/VII/2024. Sehingga diharapkan dugaan kekerasan tersebut diusut tuntas.***

 

Editor : M.Ridwan
#Tidak Wajar #Serda I Gede Didin Saputra #Kodam IX Udayana #Anggota TNI #janggal #kodam kasuari