NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kebohongan seorang pria berinisial FAH,31, yang sebelumnya mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Banjar Sebunipil, Desa Kutampi Kaler.
Baca Juga: Korban Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah Rp 24,7 Miliar di Jimbaran Laporkan Penyidik Polda Bali
Setelah dilakukan penyelidikan intensif, terungkap bahwa laporan tersebut hanyalah rekayasa atau laporan palsu.
Laporan Palsu yang Meresahkan
Awalnya, pria asal Jawa Timur ini mengaku dihadang oleh lima orang tak dikenal pada Jumat (8/5/2026) malam di area yang minim penerangan.
Ia mengklaim kehilangan tas selempang berisi uang Rp1 juta. Laporan ini sempat memicu respons cepat dari kepolisian yang langsung turun melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.
Motif Pelapor
Namun, di bawah kepemimpinan Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, kejanggalan mulai terendus.
"Setelah diperiksa secara mendalam, pelapor akhirnya mengakui bahwa aksi pembegalan itu tidak ada. Uang yang dilaporkan hilang ternyata habis digunakan sendiri untuk keperluan pribadinya," ujar Kompol Jaya.
FAH akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada kepolisian dan masyarakat luas. Kapolsek mengimbau agar masyarakat tidak sekali-kali membuat laporan palsu karena selain meresahkan, hal tersebut sangat mengganggu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.[*]
Editor : Hari Puspita