Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ngeprank ke Polisi, Mengaku Dibegal di Nusa Penida, Ternyata Uang Dipakai Sendiri

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Sabtu, 9 Mei 2026 | 23:48 WIB
DATANGI LOKASI SESUAI LAPORAN: Polisi mendatangi lokasi kejadian di Jalan Raya Banjar Sebunipil, Desa Kutampi Kaler. (Foto: Humas Polsek Nusa Penida)
DATANGI LOKASI SESUAI LAPORAN: Polisi mendatangi lokasi kejadian di Jalan Raya Banjar Sebunipil, Desa Kutampi Kaler. (Foto: Humas Polsek Nusa Penida)

NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kebohongan seorang pria berinisial FAH,31, yang sebelumnya mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Banjar Sebunipil, Desa Kutampi Kaler.

Baca Juga: Korban Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah Rp 24,7 Miliar di Jimbaran Laporkan Penyidik Polda Bali

Setelah dilakukan penyelidikan intensif, terungkap bahwa laporan tersebut hanyalah rekayasa atau laporan palsu.

Laporan Palsu yang Meresahkan

Awalnya, pria asal Jawa Timur ini mengaku dihadang oleh lima orang tak dikenal pada Jumat (8/5/2026) malam di area yang minim penerangan.

Ia mengklaim kehilangan tas selempang berisi uang Rp1 juta. Laporan ini sempat memicu respons cepat dari kepolisian yang langsung turun melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.

Motif Pelapor

Namun, di bawah kepemimpinan Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, kejanggalan mulai terendus.

 "Setelah diperiksa secara mendalam, pelapor akhirnya mengakui bahwa aksi pembegalan itu tidak ada. Uang yang dilaporkan hilang ternyata habis digunakan sendiri untuk keperluan pribadinya," ujar Kompol Jaya.

FAH akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada kepolisian dan masyarakat luas. Kapolsek mengimbau agar masyarakat tidak sekali-kali membuat laporan palsu karena selain meresahkan, hal tersebut sangat mengganggu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.[*]

Editor : Hari Puspita
#laporan Palsu #nusa penida #polsek #laporan polisi