AMLAPURA, Radar Bali.id - Sepak terjang maling spesialis ternak yang meresahkan warga Karangasem menjelang Hari Raya Idul Adha berakhir juga. Jajaran kepolisian berhasil membekuk pelaku berinisial INW, 51, asal Kecamatan Kubu.
Baca Juga: Oknum Polisi di Jembrana Bali Otaki Pencurian Sapi, Ternyata Masih Kerabat Korban
Modus pelaku terbilang serakah, karena tidak hanya mengincar sapi, ia juga menyikat ternak babi hingga material proyek milik warga di beberapa tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Heboh Pencurian Sapi dengan Cara Mutilasi di Wilayah Hukum Polres Kupang, Diduga Libatkan Jaringan
Penangkapan pelaku dilakukan setelah polisi intensif melakukan penyelidikan mendalam. Pria paruh baya tersebut kini telah resmi dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Karangasem. ”Pelaku sudah kami amankan, nanti kasusnya akan dirilis secara resmi,” kata Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono pada Selasa, 9 Juni 2026.
Informasi yang dihimpun koran ini, keberhasilan pengungkapan ini bermula setelah petugas melakukan interogasi maraton terhadap INW pada Senin, 8 Juni 2026 lalu. Dari sana terkuak, selain menggasak sapi di wilayah Kecamatan Abang, pelaku juga sempat mengobrak-abrik dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Kubu.
Lokasi pertama menyasar proyek pembangunan Kantor Desa Baturinggit. Di tempat tersebut, pelaku menggondol 3 rol kabel dan 16 dus keramik yang rencananya akan dipasang di kantor desa, dengan total kerugian mencapai Rp4,5 juta.
Sementara lokasi kedua, INW melancarkan aksinya di wilayah Desa Tulamben. Dua ekor babi milik Ni Nyoman Santi sukses dibawa kabur oleh pelaku pada dini hari, yang mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Kepada penyidik, pelaku berdalih hasil kejahatan tersebut langsung dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Saat melancarkan aksi kriminalnya, pelaku diketahui beraksi seorang diri di semua TKP. Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian ternak sapi memang sempat membuat para peternak di Karangasem ketar-ketir menjelang Idul Adha. Dalam sepekan terakhir saja, empat ekor sapi milik warga di Kecamatan Abang raib digondol maling, di mana dua di antaranya dalam kondisi bunting.
Kondisi tersebut sempat membuat Kapolres Karangasem menginstruksikan jajarannya untuk mengintensifkan patroli subuh serta mengimbau warga agar menaruh hewan ternak dekat dengan tempat tinggal guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. [*]
Editor : Hari Puspita