Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tanggapan Gereja Yesus Shincheonji atas Pembatalan Aula Nuri Perdamaian Imjingak

Rosihan Anwar • Rabu, 6 November 2024 | 17:32 WIB
Photo
Photo

 

radarbali.jawapos.com - Tindakan tersebut merupakan penolakan langsung terhadap kebebasan beragama yang dijamin oleh konstitusi Korea Selatan. Provinsi Gyeonggi dan Pariwisata Gyeonggi.

Korporasi melakukan tindakan inkonstitusional dan melanggar hukum yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Apa yang Anda maksud dengan penganiayaan agama?

Mau dibawa ke mana Provinsi Gyeonggi dan Organisasi Pariwisata Gyeonggi terhadap negara ini? Mereka hanya tertarik pada kepentingan politik mereka sendiri.

Apakah mereka mencoba memecah belah rakyat menjadi dua, memecah belah agama menjadi dua, dan pada akhirnya membawa negara ini menuju kehancuran?

Kami, Gereja Yesus Kristus Shincheonji Korea, akan menjadi tuan rumah Imjingak Peace and Nuri di Paju, Gyeonggi-do, dari tanggal 29 hingga 31 Oktober.

dari tanggal 29 hingga 31 Oktober di Paju, Gyeonggi-do. Puluhan ribu wisudawan dan pemuka agama dari dalam dan luar negeri telah tiba dan melakukan segala persiapan untuk berpartisipasi dalam acara tersebut, sebuah acara internasional berskala besar dengan anggaran puluhan miliar won.

Namun, pada pagi hari tanggal 29 Oktober, hari pelaksanaan acara, Organisasi Pariwisata Gyeonggi secara sepihak membatalkan acara tersebut tanpa ada satu kata pun yang dikonsultasikan kepada kami. Secara sepihak membatalkan acara tersebut.

Ini bukan perlakuan yang sah terhadap negara berdaulat, dan sangat merusak reputasi Republik Korea.

Penjelasan apa yang harus kita berikan kepada para pemuka agama dan mahasiswa yang sudah terlanjur masuk ke negara ini?

Penjelasan apa yang harus kita berikan kepada para pemuka agama dan para lulusan dari negara-negara yang telah tiba?

Reputasi internasional atas penganiayaan agama. Apakah kita menginginkan demonstrasi dari Gereja Yesus Shincheonji?

Editor : Rosihan Anwar