NEGARA, Radar Bali.id - Warga Banjar Mandar, Desa Cupel, Kecamatan Negara, mengeluhkan debu yang diduga berasal dari pabrik pengolahan sabut kelapa yang berada tidak jauh dari pemukiman warga.
Keluhan warga terbuat, sudah ditindaklanjuti oleh pihak pemerintah desa sudah memanggil pihak penanggungjawab pabrik untuk mediasi dengan warga.
Warga terganggu dengan debu yang diduga berasal dari pabrik pengolahan pabrik. Warga menduga berasal dari pabrik, karena debu yang masuk hingga pemukiman warga berwana coklat seperti sabut kelapa.
Perbekel Desa Cupel Usman mengatakan, keluhan warga tersebut sudah disampaikan kepada warga. Debu dipastikan berasal dari pabrik pengolahan sabut kelapa, karena dari keterangan pihak pengelola ada penambahan produksi, sehingga saat proses pengeringan di bawah matahari terbang dibawa angin.
Kondisi diperparah karena angin kencang yang membuat debu dari sabut kelapa yang dijemur terbang hingga pemukiman warga. “Ditambah belakangan ini angin cukup kencang dan mengarah ke rumah warga,” ujarnya.
Pada saat pertemuan untuk mediasi dengan warga, pihak pengelola pabrik sudah bersedia menindaklanjuti keluhan warga dengan menangani limbah dari produksi sabut kelapa dengan menutup sekeliling dengan jaringan atau paranet untuk meminimalisir debu sabut kelapa tersebar ke lingkungan. ”Pabrik bersedia mengurangi produksi beberapa saat untuk meminimalisir penambahan debu sebelum dilaksanakan penanganan,” ujarnya.
Pihak pabrik juga bersepakat untuk menangani masalah tersebut dalam waktu satu bulan. Apabila dalam sebulan limbah debu tidak teratasi, bersedia untuk sementara tidak beroperasi. [*]
Editor : Hari Puspita