NEGARA, Radar Bali.id - Memasuki musim hujan, pohon perindang jalan di Jalan Denpasar - Gilimanuk ditata.
Pohon yang mati dan kering ditebang, sedangkan yang rimbun dipangkas. Penataan ini untuk mengantisipasi pohon tumbang yang menimpa pengendara jalan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, pihaknya sudah melakukan identifikasi pohon perindang jalan yang membahayakan pengguna jalan.
”Antisipasi musim hujan, pohonnya juga sudah sangat membahayakan kami ambil tindakan,” ungkapnya.
Pohon yang membahayakan karena sudah mati ditebang dan pohon yang rimbun dan rawan tersangkut kendaraan besar juga dipangkas. Pemangkasan dan pemotongan sudah mulai sejak Senin (21/10/2024) lalu, di wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, sebanyak 4 pohon ditebang dan 1 pohon dipangkas.
Penataan pohon perindang jalan ini akan dilakukan secara bertahap di sepanjang Jalan Denpasar - Gilimanuk, maupun pohon perindang jalan di jalan umum dan dekat pemukiman warga. ”Antisipasi hujan dan angin, rawan terjadi pohon tumbang,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita