Yang namanya faktor usia memang sangat menentukan terkait kebugaran. Veteran pejuang di Jembrana, sudah mulai berkurang karena usia. Saat ini hanya ada lima orang veteran pejuang saja yang masih hidup.
DI antara mereka juga tidak selalu bugar. Mereka yang berjuang pada masa kemerdekaan sudah mulai sakit-sakitan sehingga jarang mengikuti kegiatan rutin para veteran Jembrana.
Padahal, sebelumnya, ada ratusan orang Jembrana yang masuk kategori sebagai veteran pejuang.
Mereka disebut sebagai veteran pejuang, karena menjadi pasukan mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1945 hingga tahun 1949.
”Pada usia mudanya, veteran pejuang ini ikut berperang melawan penjajah untuk mempertahankan kemerdekaan mengusir penjajah,” Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jembrana I Ketut Gede.
Para veteran pejuang ini, karena usianya sudah di atas 90 tahun. Para pejuang kemerdekaan ini layak dianggap sebagai pahlawan, meskipun secara resmi gelar pahlawan.
”Generasi muda sekarang, harus mengetahui bahwa di Jembrana ada para pejuang kemerdekaan yang harus kita teladani perjuangan dan kecintaannya pada bangsa dan negara,” ungkapnya.
Kemudian ada veteran pembela yang terbagi dalam tiga golongan sesuai masa baktinya, Veteran Pembela Trikora yang berjuang tahun 1961-1963, Veteran Pembela Dwikora, yaitu yang berjuang tahun 1963-1966 dan Veteran Seroja yang berjuang tahun 1975-1976.
Kemudian ada juga veteran perdamaian yang usianya lebih muda, bahkan veteran perdamaian ini masih banyak yang masih aktif berdinas sebagai anggota TNI.
Veteran perdamaian ini, karena berpartisipasi dalam pasukan internasional di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk misi perdamaian dunia. [*]
Editor : Hari Puspita