NEGARA, Radar Bali.id - Jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Jembrana memetakan titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama baik rawan gangguan kemanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Pelabuhan Gilimanuk menjadi fokus utama karena menjadi titik vital, terutama pada saat arus balik libur panjang Nataru.
Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, persiapan pengamanan Nataru menjadi perhatian mabes Polri hingga beberapa kali datang ke Jembrana. Bahkan Kakorlantas datang sendiri bersama tim untuk mengecek lokasi yang rawan, terutama kamseltibcarlantas.
Pada libur Nataru mendatang Pelabuhan Gilimanuk menjadi perhatian utama, terutama pada arus balik libur Nataru. Karena pada saat berangkat libur Nataru menuju ke Bali, kerawanan di wilayah Ketapang, Banyuwangi. ”Antisipasinya pada saat selesai libur Nataru,” ujarnya.
Sepanjang jalan Denpasar - Gilimanuk di wilayah hukum Polres Jembrana, ada beberapa daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Daerah rawan kecelakaan lalu lintas tersebut, sudah diantisipasi bersama forum lalu lintas.
”Kita dukung bagaimana mewujudkan safety management di jalan raya untuk mengindari kecelakaan lalu lintas,” terangnya.
Terkait dengan gangguan Kamtibmas jelang Nataru, berdasarkan evaluasi kejadian selama Januari hingga November tahun ini ada penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebelumnya. Pihaknya akan melakukan langkah preentif dan preventif, serta mengharapkan upaya menjaga Kamtibmas ini peran serta masyarakat. ”Apabila ada kejadian kami tidak segan-segan melakukan langkah represif,” tegasnya. [*]
Editor : Hari Puspita