Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Karena Cuaca Masih Tak Menentu, di Pelabuhan Gilimanuk Penyeberangan Buka Tutup Tetap Berlaku

Muhammad Basir • Senin, 17 Februari 2025 | 23:00 WIB
ANTREAN MENUNGGU CUACA BAGUS : Antrean kendaraan dalam areal parkir Pelabuhan Gilimanuk saat buka tutup Pelabuhan. (foto : Pos AL Gilimanuk-Jembrana)
ANTREAN MENUNGGU CUACA BAGUS : Antrean kendaraan dalam areal parkir Pelabuhan Gilimanuk saat buka tutup Pelabuhan. (foto : Pos AL Gilimanuk-Jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id - Cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali, Sabtu (15/2/2025) malam, membuat pelabuhan penyebrangan lintas Ketapang - Gilimanuk terganggu.

Pelabuhan penghubung Jawa Bali ditutup sementara 1 jam lebih hingga cuaca normal dan tidak membahayakan penyeberangan.

Koordinator Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Kelas I Penyeberangan Gilimanuk I Made Ria Fran Dharma Yudha menjelaskan, penundaan sementara penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk dimulai sekitar pukul 17.45 Wita. ”Penundaan penyeberangan karena terjadi angin kencang di perairan Selat Bali,” ujarnya, Minggu (16/2/2025).

Setelah kondisi cuaca membaik dan dinilai aman untuk aktivitas pelayaran, sekitar 1 jam kemudian, pukul 18.25 WITA penyeberangan kembali dibuka.  ”Penundaan penyeberangan Selat Bali ini untuk menjaga keselamatan pengguna jasa penyeberangan selama pelayaran,” ungkapnya.

Meksipun penundaan penyeberangan kendaraan masih tertampung di dalam area pelabuhan. ”Antrean masih terkendali. Hanya di dalam areal pelabuhan,” tegasnya.

Menurutnya, cuaca buruk masih berpotensi terjadi di Selat Bali, operator kapal diminta untuk selalu mewaspadai kondisi cuaca yang berubah tiba - tiba untuk keselamatan pelayaran. [*]

Editor : Hari Puspita
#gilimanuk #penyeberangan #cuaca ekstrem #cuaca buruk