Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kelar Identifikasi, Jenazah Sopir Truk Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ini Diserahkan kepada Keluarga,Total Baru 38 yang DItemukan

Muhammad Basir • Selasa, 8 Juli 2025 | 13:24 WIB

 

BERDUKA : Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, saat menemui keluarga Kadek Oka, sopir truk yang menjadi korban KMP Tunu Pratama Jaya. (foto: M.Basir/Radar Bali)
BERDUKA : Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, saat menemui keluarga Kadek Oka, sopir truk yang menjadi korban KMP Tunu Pratama Jaya. (foto: M.Basir/Radar Bali)
 

NEGARA, Radar Bali.id - Proses pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, hingga Senin (7/7/2025) masih belum berlangsung.

Sementara, sebanyak 38 orang ditemukan dengan korban selamat 30 orang. Korban meninggal 8 orang, salah satunya Kadek Oka, penumpang asal Klungkung.

Pencarian korban oleh tim gabungan dilakukan oleh tim gabungan, melalui udara, laut dan darat. Pencarian melalui darat dengan menyisir pantai dengan berjalan kaki. ”Personel yang terlibat penyisiran sebanyak 15 orang tim gabungan, dibagi menjadi dua tim,”  ujar Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto, Senin (7/7/2025).

Penyisiran di pesisir, tim pertama melakukan penyisiran sepanjang pantai Cekik sampai Pantai Klatakan atau sekitar 15 kilometer. Tim kedua, penyisiran di pesisir pantai wilayah Prapat Agung sepanjang 7 kilometer.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, pencarian korban masih dalam proses. Saat ini, yang sudah ditemukan sebanyak 38 orang, 30 orang selamat dan 8 orang meninggal. ”Tujuh orang sudah teridentifikasi dan satu jenazah diduga penumpang kapal masih dalam proses identifikasi,” jelasnya.

Korban terakhir yang teridentifikasi atas nama I Kadek Oka, 51, asal Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Korban merupakan sopir truk membawa material bangunan. Korban terdata dalam manifes penumpang atas nama Kadek Oka pengemudi truk DK 8565 MH.

Pihak keluarga Kadek Oka, susah datang ke Pelabuhan Gilimanuk. Kemudian akan diantar ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, diantar petugas gabungan dari TNI AL, kepolisian dan Basarnas, Senin sore kemarin. ”Korban meninggal berasal dari Bali, atas nama Kadek Oka. Keluarga sudah datang untuk memastikan lagi,” jelasnya.

Apabila sudah dipastikan oleh pihak keluarga, selanjutnya akan diseberangkan ke Palabuhan Gilimanuk untuk dipulangkan ke Klungkung.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah mulai investigasi mengenai tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono bersama tim, kemarin mengunjungi posko SAR gabungan di Pelabuhan Gilimanuk. ”Secara umum melihat posko untuk tenggelam kapal,” ujarnya.

Pihaknya bersama tim SAR gabungan di Pelabuhan Gilimanuk, mendiskusikan sejunlah hal mengenai proses pencarian korban agar proses pencarian lebih maksimal.

Ketua KNKT juga mengecek sekoci dari KMP Tunu Jaya Pratama yang ditemukan Tim SAR Gabungan di pesisir Pantai Cekik dan dibawa ke Pelabuhan Ketapang. ”Temuan banyak, mulai dari barang milik penumpang dan kapal. Sebagian sudah dibawa ke Ketapang. Barang milik penumpang setelah selesai identifikasi bisa diambil keluarga penumpang," jelasnya.

Mengenai letak KMP Tunu Pratama Jaya, saat ini masih dalam proses pencarian titik lokasi pasti datum kapal di laut Selat Bali. ”Lokasi masih pencarian datum, letaknya dimana," tegasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#KMP Tunu Pratama Jaya #selat bali #gilimanuk #tim gabungan #pencarian korban