Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Apes, Nian! Empat Tahun Sudah Terisolasi, Jembatan Gantung Putus di Yehembang Kangin Belum Dibangun, Sekarang Malah Kena Efisiensi

Muhammad Basir • Selasa, 2 Desember 2025 | 19:05 WIB
DI SINI LOKASINYA : Sungai yang melintas di Desa Yehembang Kangin, Jembrana, ini jembatan gantunya putus dan belum jelas kapan dibangun lagi sampai sekarang. (foto:dok.Perbekel Yehembang)
DI SINI LOKASINYA : Sungai yang melintas di Desa Yehembang Kangin, Jembrana, ini jembatan gantunya putus dan belum jelas kapan dibangun lagi sampai sekarang. (foto:dok.Perbekel Yehembang)

 

JEMBRANA, Radar Bali.id - Akses 18 Kepala Keluarga (KK) di Desa Yehembang Kangin hingga saat ini masih terisolir karena jembatan gantung penghubung yang putus total akibat banjir bandang pada 4 November 2021, belum juga diperbaiki atau diganti.

Perbekel Desa Yehembang Kangin, I Gede Suardika, menyatakan bahwa jembatan gantung yang putus empat tahun lalu itu sudah sering diusulkan untuk segera dibangun kembali, namun hingga kini belum ada realisasi.

Selama ini, warga di seberang sungai harus menyeberangi sungai secara langsung untuk beraktivitas. Akibatnya, saat terjadi hujan deras dan air sungai naik, 18 KK tersebut menjadi terisolasi total.

Harapan warga saat ini adalah agar jembatan pengganti yang akan dibangun bukan lagi jembatan gantung, melainkan jembatan permanen.

"Warga usulkan diganti jembatan permanen agar bisa dilintasi mobil, untuk akses membawa hasil pertanian," jelas Suardika.

Pihak desa, bersama dengan Dandim 1617 Jembrana dan Ketua DPRD Jembrana, sudah melakukan survei lokasi untuk mengusulkan pembangunan jembatan baru bisa dilakukan  secepatnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#jembatan rusak #anggaran pusat #Sungai Yehembang Kauh #efisiensi #perbaikan jembatan #anggaran terbatas