Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Amankan Pelayanan Publik, 2.442 Pegawai PPPK Karangasem Jalani Perpanjangan Kontrak Kerja

Zulfika Rahman • Rabu, 24 Juni 2026 | 06:10 WIB
GEMBIRA : Ribuan PPPK saat menjalani perpanjangan hubungan perjanjian kerja yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik, Pemkab Karangasem. (zulfika Rahman)
GEMBIRA : Ribuan PPPK saat menjalani perpanjangan hubungan perjanjian kerja yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik, Pemkab Karangasem. (zulfika Rahman)

AMLAPURA, Radar Bali .id– Kepastian status kerja ribuan aparatur daerah di Gumi Lahar akhirnya menemui titik terang. Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara resmi menjalani prosesi perpanjangan hubungan perjanjian kerja untuk formasi Pengangkatan Tahun 2025 Tahap I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem pada Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Kemensos Rekrut 5.127 PPPK Guru dan Tendik Sekolah Rakyat, Lulusan SMA Bisa Daftar

Proses perpanjangan perjanjian kontrak kerja yang dinanti-nanti ini dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, 54, didampingi Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa,  bertempat di gedung pertemuan serbaguna setempat.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karangasem, jumlah total pegawai PPPK Tahap I yang berhak mengikuti proses penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja ini tercatat sebanyak 2.442 orang.

Baca Juga: Kemdikdasmen Perketat Syarat Dana BOSP 2026 untuk Gaji PPPK Paruh Waktu

Mengingat jumlahnya yang mencapai ribuan, pelaksanaan kegiatan penandatanganan dilakukan secara bertahap guna menjaga ketertiban. Pada hari pertama pelaksanaan, yakni Selasa (23/6/2026), jalannya acara dibagi ke dalam dua sesi utama. Sesi pertama diikuti oleh 481 pegawai, berlanjut ke sesi kedua yang diikuti sebanyak 500 pegawai. Sementara untuk sisa pegawai lainnya akan dijadwalkan secara maraton pada sesi-sesi berikutnya.

Bupati Karangasem yang akrab disapa Gus Par menegaskan, proses perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK ini jangan hanya dilihat sebagai pemenuhan aspek administrasi kepegawaian atau rutinitas formal semata. Menurutnya, momentum ini merupakan bentuk komitmen bersama yang kuat dalam upaya memperkokoh kualitas pelayanan publik serta mempercepat roda pembangunan daerah di Karangasem.

"Perpanjangan kontrak kerja ini harus dimaknai dengan mendalam oleh seluruh pegawai sebagai bentuk kepercayaan besar dari pemerintah daerah untuk terus konsisten memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat luas,” ujar Bupati Gus Par, 54, dalam pengarahannya.

Secara khusus, Bupati Gus Par memberikan atensi serta perhatian yang sangat serius pada sektor kesehatan, yang hingga saat ini masih menjadi salah satu pilar utama prioritas pembangunan daerah di Karangasem. Ia meminta dengan tegas kepada seluruh pegawai PPPK tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di garda terdepan, mulai dari puskesmas, laboratorium kesehatan daerah (Labkesda), Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Pratama, hingga RSUD Karangasem, agar tiada henti meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.

Menurutnya, sejumlah program kesehatan prioritas daerah yang perlu mendapat perhatian dan kerja keras bersama meliputi penguatan sistem pelayanan kesehatan primer, peningkatan cakupan realisasi imunisasi anak, percepatan penurunan angka stunting secara terpadu, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, hingga peningkatan mutu kualitas laboratorium kesehatan serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di Karangasem.

”Keberhasilan pembangunan di sektor kesehatan tidak hanya diukur dari angka-angka capaian program di atas kertas saja, tetapi yang paling utama adalah dari tingkat kepuasan dan senyuman masyarakat terhadap pelayanan nyata yang diberikan,” tegas Gus Par.

Selain sektor kesehatan, Bupati Gus Par juga menaruh perhatian yang tidak kalah besarnya terhadap sektor pendidikan. Ia menilai jajaran dinas terkait masih harus menghadapi sejumlah tantangan berat di lapangan, mulai dari tuntutan peningkatan kualitas kompetensi tenaga pendidik (guru), perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak, hingga masalah pemerataan akses pendidikan anak di daerah-daerah pelosok Karangasem. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#pegawai honorer #pppk #karangasem #perjanjian kerja #kontrak kerja