Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bangli Dikepung 75 Kasus Gigitan HPR, Dinas PKP Targetkan 80 Persen Vaksinasi di Tengah Keterbatasan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 30 April 2026 | 10:08 WIB
ilustrasi vaksinasi rabies. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi vaksinasi rabies. (gambar digital gemini/radar bali)

BANGLI, Radar Bali.id – Ancaman rabies masih menghantui Kabupaten Bangli. Hingga April 2026, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli mencatat 75 laporan kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR), dengan 14 sampel di antaranya dinyatakan positif rabies.

Kecamatan Kintamani menjadi wilayah dengan populasi HPR tertinggi, di mana kasus gigitan didominasi oleh anjing liar maupun anjing peliharaan yang dilepasliarkan oleh pemiliknya.

Baca Juga: Perang Melawan Rabies: Jembrana Gencarkan Vaksinasi di Zona Merah

Menghadapi situasi ini, Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, menegaskan komitmennya untuk mengejar target vaksinasi 80 persen dari total estimasi 46.707 ekor populasi HPR di Bangli tahun ini.

Baca Juga: Mendoyo Jadi Zona Merah, Jembrana Terjunkan 9 Tim Vaksinasi Rabies Massal

"Tahun lalu capaian kita 86 persen, namun tahun ini kami menghadapi tantangan berat. Ketersediaan vaksin saat ini baru 20 ribu dosis dan biaya operasional petugas lapangan menurun drastis," ungkap Sarma, Rabu (29/4).

Selain vaksinasi, pihaknya menggencarkan eliminasi selektif dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang atau meliarkan anjing.

Dinas PKP juga menggandeng yayasan pemerhati hewan untuk melakukan kontrol populasi guna menekan laju perkembangbiakan HPR di lapangan.[*]

Editor : Hari Puspita
#vaksinasi #pencegahan #bangli #rabies #disnak