Oleh: Santy Sastra
(Mindset Motivator & Hypnoterapist)
KEBENARAN punya tenaga. Tenaga itu tidak kelihatan, tapi bisa dirasakan. Namanya energi kebenaran.
Orang yang jujur wajahnya tenang. Langkahnya ringan. Tidurnya nyenyak. Itu karena tidak ada yang disembunyikan.
Sebaliknya, orang yang banyak berbohong gampang lelah. Pikirannya penuh. Takut ketahuan. Energinya habis untuk menutupi.
Energi kebenaran membuat kita berani. Saat bicara benar, suara tidak gemetar. Saat bertindak benar, hati tidak gelisah.
Di rumah, energi ini membuat hubungan adem. Anak percaya orang tua. Pasangan saling percaya. Tidak ada curiga.
Di kantor, energi ini membuat kerja jadi cepat. Tidak ada gosip. Tidak ada fitnah. Semua fokus ke hasil.
Kebenaran juga menular. Satu orang jujur bisa membuat 10 orang lain ikut jujur. Lingkungan jadi lebih sehat.
Tapi jujur tidak selalu mudah. Kadang sakit. Kadang membuat orang marah. Kadang kita rugi di awal.
Banyak orang pilih diam atau berbohong kecil karena takut. Padahal bohong kecil menumpuk jadi beban besar.
Energi kebenaran diuji saat tidak ada yang melihat. Saat bisa curang tapi memilih tidak. Saat bisa menyalahkan tapi memilih mengaku.
Orang dengan energi kebenaran tidak takut salah. Karena salah bisa diperbaiki. Yang dia takut hanya jika tidak jujur.
Energi ini juga membuat kita kuat. Saat difitnah, kebenaran akan bicara sendiri. Waktu akan membuktikan.
Membangun energi kebenaran dimulai dari hal kecil. Janji ditepati. Data tidak dilebihkan. Kesalahan diakui.
Butuh latihan tiap hari. Karena dunia sering menawarkan jalan pintas. Padahal jalan pintas itu melelahkan.
Energi kebenaran tidak membuat hidup selalu mulus. Tapi membuat hidup jadi terang.
Dan orang yang hidupnya terang, tidak pernah berjalan sendirian. (ss/han)
Editor : Rosihan Anwar