SEMARAPURA, Radar Bali.id- Puluhan personel Polres Klungkung akan berjaga di sekitar Pura Goa Lawah selama rangkaian ritual pujawali atau piodalan di pura tersebut yang berlangsung mulai 22-29 Agustus 2023.
Ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman selama piodalan berlangsung. Mengingat biasanya ada ribuan umat, dan juga wisatawan mendatangi pura itu untuk bersembahyang maupun berwisata.
Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sadiarta, Selasa (22/8/2023) mengungkapkan, Polres Klungkung menyiagakan sebanyak 30 personel di sekitar Pura Goa Lawah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan piodalan di pura tersebut.
Salah satu di antaranya untuk mengatur lalu lintas sekitar pura. Mengingat ada ribuan umat dengan kendaraannya masing-masing mulai kendaraan roda dua hingga bus datang ke Pura Goa Lawah untuk bersembahyang.
“Jadinya diperlukan kehadiran personel Polres Klungkung untuk bersiaga mengamankan orang yang akan melaksanakan persembahyangan dan juga menyeberangkan para pemedek,” terangnya.
Sementara itu, terkait pembangunan plaza pengunjung dan penataan parkir di objek wisata Goa Lawah selama piodalan berlangsung, menurut Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati masih berjalan.
Dia mengaku sudah menggelar rapat dengan pihak pelaksana agar pengerjaan proyek tetap berlangsung dengan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Sehingga masih ada yang bisa digunakan sebagai lokasi parkir pemedek.
“Kami minta pelaksana untuk komunikasi ke desa adat dan bendesa pura. Sehingga nantinya kegiatan upacara di Pura Goa Lawah tidak terganggu. Pelaksana juga tentu mengejar target pengerjaan. Pada intinya agar sama-sama jalan,” ujarnya.
Panitia Pura Goa Lawah, Putu Juliadi mengatakan, selama upacara Padudusan Agung di Pura Goa Lawah, penataan parkir dan plaza pengunjung dilakukan setengah pengerjaan. Untuk menghindari kekroditan parkir, pelaksana akan membuat parkir sementara.
“Pada proyek di sisi timur, sebagian pengerjaan, sebagiannya lagi parkir sementara. Nanti pemedek juga kami arahkan parkir di Landmark Pura Goa Lawah,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita