Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Harga Beras Semakin Naik, Kapolres Klungkung Cek Ketersediaan di Pasar Galiran, Begini Faktanya

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 20 September 2023 | 16:00 WIB

 

CEGAH INFLASI: Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sadiarta  cek ketersediaan di Pasar Galiran, 19 September 2023.
CEGAH INFLASI: Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sadiarta cek ketersediaan di Pasar Galiran, 19 September 2023.

SEMARAPURA, radarbali.id- Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sadiarta melakukan pengecekan harga pangan di Pasar Umum Galiran, Selasa (19/9/2023). Pengecekan itu dikhususkan kepada beras yang belakangan terus mengalami peningkatan harga.

Dalam pengecekan harga pangan ini Kapolres Klungkung secara sampling mendatangi toko beras di Pasar Umum Galiran. Di antaranya milik Putu Diah Handiani. Ada sejumlah pertanyaan yang diajukan Sadiarta kepada pedagang beras tersebut. Di antaranya mengenai alur distribusi, stok dan harga beras.

“Kami dari Polres Klungkung melakukan peninjauan hari ini ke pasar untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan khususnya beras. Sebagaimana kita ketahui, saat ini harga beras mengalami kenaikan. Jadi kami harus memastikan tidak ada praktik penimbunan oleh para spekulan agar warga dapat membeli beras dengan harga yang wajar,” terang Sadiarta.

Sementara itu Handiani menjelaskan, pasokan beras baik dari luar Bali maupun dari penggilingan lokal Bali seperti Gianyar masihlah aman. Hanya saja dia harus memesan terlebih dulu. Sebab pemasok beras mesti mengumpulkan gabah terlebih dulu. “Mereka akan memproduksi beras sesuai pesanan,” ujarnya.

Dengan harga beras yang terus mengalami peningkatan, dia mengaku tidak berani menyetok beras terlalu banyak. Itu dilakukannya untuk mengantisipasi kerugian bila tiba-tiba harga beras turun. “Saat ini stok yang tersedia sebanyak delapan ton mencukupi penjualan dalam satu minggu ke depan,” katanya.

Sementara untuk harga beras saat ini, dikatakannya terjadi kenaikan harga secara bertahap dan kini mencapai Rp13.800 per kg untuk kualitas premium. Di mana tahun sebelumnya hanya berkisar Rp11.000 per kg. Sementara beras medium kini berkisar Rp12.800 per kg dari sebelumnya paling tinggi Rp10 ribu per kg.

“Saya rata-rata menjual beras kemasan 25 kg produksi lokal dengan harga Rp325 ribu. Karena harga beras naik, volume pembelian beras oleh pelanggan menurun dari bulan sebelum-sebelumnya,” tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#harga beras #Kapolres Klungkung #pasar galiran #harga beras naik