SEMARAPURA, Radar Bali.id- Jelang hari raya Galungan dan Kuningan sejumlah komoditi pangan cenderung mengalami peningkatan harga.
Seperti beras, telur, bumbu dapur, buah-buahan dan lainnya. Untuk menekan kenaikan harga, Pemkab Klungkung menggelar kegiatan pasar murah jelang hari raya besar umat Hindu tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, pasar murah dijadwalkan digelar sebanyak enam kali.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, Tjokorda Istri Agung Wiradnyanai, Senin (12/2/2024) mengungkapkan, pasar murah yang rencananya digelar sebanyak enam kali tersebu tersebar di Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan.
Adapun kemarin (12/2/2024), pasar murah digelar di depan Pasar Rakyat Tusan, Kecamatan Banjarangkan. “Untuk di Kecamatan Nusa Penida belum dibahas,” katanya.
Di hari pertama gelaran pasar murah, menurutnya antusias masyarakat sangat luar biasa. Terutamanya untuk komoditi beras medium program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Dengan harga Rp52 ribu per sak atau 5 kg, diungkapkannya sebanyak 200 sak stok Bulog untuk pasar murah di hari pertama itu habis dalam waktu sekejap.
“Beras SPHP merupakan salah satu komoditas yang paling dicari mengingat harganya cukup rendah jika dibandingkan dengan harga di pasaran umum,” terangnya.
Hari ini rencananya pasar murah akan digelar di Kantor Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung. Sementara Kamis (15/2/2024) rencananya digelari di depan Pasar Kusamba, Kecamatan Dawan. Jumat (16/2/2024) di depan Pasar Umum Galiran, Kecamatan Klungkung, Minggu (18/2) di depan Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, dan Selasa (20/2/2024) di Desa Nyalian.
“Semoga melalui kegiatan pasar murah ini, dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat Klungkung terkait kebutuhan pokok,” harap Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika. [*]
Editor : Hari Puspita