Peristiwa ini terjadi di Kapuk Rawa Gabus RT 03/011 Kelurahan Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat. Akibat siraman air keras, korban SS mengalami luka pada bagian muka dan tangan. Sedangkan anaknya mengalami luka pada bagian muka dan badan.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, penyidik masih mengejar pelaku. Pasalnya, dia kabur usai melakukan penyiraman air keras. “Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyiraman air keras yang merupakan suami dari korban,” kata Ardhie kepada wartawan seperti dikutip dari JawaPos.com (grup radarbali.id), Rabu (28/12).
Kapolsek Cengkareng mengatakan, hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga melakukan kejahatan tersebut karena cemburu kepada istrinya. Bahkan dia menuduh istrinya telah berselingkuh. “Motifnya dilatarbelakangi karena cemburu, pelaku cemburu terhadap istrinya SS, menuduh kalau istrinya memiliki pria idaman lain (PIL),” jelasnya.
Diduga karena cemburu tersebut kemudian amarah pelaku meledak hingga tega menyiramkan air keras kepada istrinya hingga mengenai anaknya. Kedua korban sempat dilarikan kerumah sakit. Namun, keduanya tidak bisa bertahan dan menghembuskan nafas terakhir. “Kasus tersebut akan kami segera limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat,” pungkas Ardhie. (jpg)
Editor : Donny Tabelak