Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dapat Ancaman dari Hercules, Kombes Hengki: Negara Tak Boleh Takut dengan Premanisme!

Donny Tabelak • Sabtu, 10 Juni 2023 | 17:05 WIB
Rosario de Marshal alias Hercules.  (foto:jawapos.com)
Rosario de Marshal alias Hercules. (foto:jawapos.com)
Radarbali.id- Terkait ancaman Rosario de Marshal alias Hercules, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi buka suara.

Kombes Pol Hengki Haryadi menegaskan tidak ada unsur ketidaksukaan secara personal saat melakukan penindakan hukum terhadap kasus premanisme. Hal ini sebagai bentuk respon Hengki atas ancaman dari Rosario de Marshal alias Hercules.

"Pada dasarnya tidak pernah ada tendensi pribadi dalam mengungkap kasus-kasus premanisme," kata Hengki kepada wartawan, Jumat kemarin (9/6).

Dia menjelaskan, ancaman-ancaman seperti yang dikeluarkan oleh Hercules tidak boleh menjadi pemantik munculnya premanisme. Oleh karena itu, aparat akan melakukan penindakan hukum secara tegas terkait kasus premanisme.

Para pelaku premanisme pun diingatkan supaya tidak melawan petugas saat dilakukan penegakan hukum. Sebab, ada ancaman hukumann berat bagi tindakan melawan petugas.

"Apabila dia (preman) melawan petugas ada ancaman pidananya juga dan ini cukup berat loh. Ini jangan sampai. Semakin melawan semakin kita tabrak nggak ada cerita," ucap Hengki.

"Intinya negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme, tidak boleh ada kelompok tertentu yang bergerak di atas hukum. Apapun itu. Tidak boleh aparat takut terhadap ancaman-ancaman," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Rosario de Marshal alias Hercules sempat berapi-api mengancam Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

Ancaman itu dilontarkan pria yang akrab disapa Hercules itu karena adanya informasi dirinya akan dijebloskan kembali ke jeruji besi. Hercules menuding, penangkapan dirinya itu demi kenaikan pangkat Kombes Hengki.

Video ancaman Hercules juga sempat viral di media soaial. Ia mengancam bahwa dirinya tak pernah takut berhadapan dengan Kombes Hengki. “Seorang Kombes Hengki Haryadi ya. Gue enggak takut sama dia,” kata Hercules.

Dalam kesempatan ini, Hercules sempat mempamerkan jumlah anak buahnya yang mencapai jutaan. “Bilang sama dia, yang Hengki Haryadi, anggota saya 1.000.400. Saya dengar-dengar kemarin Hengki ancam-ancam saya, kau kecil Hengki Haryadi,” ujar Hercules.

Usut punya usut, ternyata Hercules salah mendapatkan informasi perihal dirinya akan dilakukan penangkapan. Akhirnya Hercules meminta maaf ke institusi Korps Bhayangkara, termasuk ke Kombes Hengki Haryadi, Kapolri dan Kapolda Metro Jaya. (jpg) Editor : Donny Tabelak
#premanisme #pengancaman #hercules #Dirreskrimum Polda Metro Jaya #Rosario de Marshal #Kombes Hengki