NUSA PENIDA, RadarBali.id – Pesisir Pantai Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, kini telah bersih total dari tumpukan sampah dan material lumpur yang dibawa oleh banjir. Berkat aksi gotong royong intensif selama dua hari, kawasan wisata populer ini telah kembali normal dan aktivitas pariwisata sudah berlangsung sejak Rabu (10/12/2025) sore.
Penjabat (Pj) Perbekel Sakti, I Gede Wira, mengonfirmasi pemulihan cepat tersebut.
"Kemarin (10/12/2025) pagi, kami kembali melakukan pembersihan dan selesai di siang hari. Dan wisatawan sudah mulai tampak berkunjung pada sore harinya," ungkap I Gede Wira, Kamis (11/12/2025).
Tak Ada Penutupan, Wisatawan Datang Sendiri
Wira menjelaskan bahwa meskipun pantai diterjang banjir yang membawa material seperti lumpur pekat, pasir halus, batu kecil, hingga ranting kayu, tidak ada penutupan resmi dari pihak desa maupun dinas terkait.
Menurutnya, penundaan aktivitas wisata murni disebabkan oleh kondisi pantai yang tidak kondusif bagi wisatawan.
"Dari desa adat dan dinas memang tidak ada menutup aktivitas pariwisata pasca terjadinya banjir. Sehingga ketika pantai sudah bersih, wisatawan datang sendiri untuk berwisata," jelasnya.
Saat ini, kawasan Crystal Bay didominasi oleh kunjungan wisatawan mancanegara yang tertarik menikmati keindahan alam, khususnya saat matahari terbenam. Para pedagang di sekitar pantai juga sudah kembali berjualan, meskipun beberapa lapak sempat mengalami kerusakan ringan akibat banjir.
Mata Air Penida Aman, Pelayanan Air Bersih Tetap Normal
Di tengah insiden banjir, ada kabar baik terkait pasokan air bersih bagi warga dan pariwisata. Direktur Perumda Air Minum Panca Mahottama Kabupaten Klungkung, I Nyoman Renin, memastikan bahwa Mata Air Penida yang terletak di kawasan Pantai Crystal Bay tidak terdampak oleh banjir.
Hal ini menjamin pelayanan air bersih bagi pelanggan Perumda tetap berjalan normal.
- Jumlah Pelanggan: 4.464 Sambungan Rumah (SR)
- Kapasitas Produksi: $66,40$ liter per detik
"Kami bersyukur mata air Penida yang berada di kawasan Pantai Crystal Bay tidak terkena dampak banjir tersebut. Sehingga pelanggan air bersih Perumda tersebut dapat dilayani seperti biasa," jelas Nyoman Renin.[*]
Editor : Hari Puspita