Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Percaya Setiap Anak Memiliki Nilai, Expo Gelsisi SMP Tunas Bangsa Temukan Talenta Siswa

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 1 Desember 2024 | 01:11 WIB
BERTALENTA: SMP Tunas Bangsa menggelar Expo Gelsisi menumbuhkan potensi para siswa, di Mal Level 21. (Foto: Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)
BERTALENTA: SMP Tunas Bangsa menggelar Expo Gelsisi menumbuhkan potensi para siswa, di Mal Level 21. (Foto: Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)

DENPASAR, Radar Bali.id-   SMP   Tunas Bangsa menggelar Expo Gelsisi (Gelar Potensi Siswa) yang diikuti siswa dari taman kanak-kanak (TK), SD hingga SMP  di Sekolah Kristen Tunas Bangsa di Mal Level 21, Denpasar (30/11/2024). 

Expo Gelsisi ada rangkaian acara untuk menampilkan potensi para siswa. Adapun  temanya  “Simponi” merupakan  akronim Setiap Individu memiliki potensi dan nilai.

Kepala Sekolah SMP  Tunas Bangsa, Albert Ferdinand Adoe,  dalam sambutanny,  mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua hebat mendukung acara ini. Dengan tema Simponi, ia percaya setiap anak memiliki potensi.

”Mungkin sekarang belum terlihat. Saya percaya suatu saat nanti mereka akan terbang dengan potensi mereka,” jelas Albert.

 Dibutuhkan kerja sama guru dan orang tua mendidik anak, artinya tidak hanya satu  yang berperan tapi semua pihak berperan mendidik anak. ”Expo Gelsisi  adalah rangkaian proses open house. Cuma sebenarnya mau memunculkan potensi-potensi semua siswa yang ada. Kami percaya setiap anak mereka punya potensi, mereka punya talenta perlu digali ditumbuhkan, sehingga mereka bisa melihat. Mungkin tidak sekarang (bisa langsung terlihat), kami mencoba dengan proses ini mereka bisa melihat, kita bisa begini dan kita bisa begini, itu latar belakangnya,”jelas Albert kepada Jawa Pos Radar Bali.

Expo Gelsisi banyak rangkaian acara melibatkan para siswa.  Anak-anak  memenampilkan bakat-bakat yang dimiliki, seperti bermusik, drama, menyanyi dan menari.

”Jadi mereka semua kami coba tampilkan, ada potensi akademik kan tidak begitu terlihat ya mereka ada menari, bermusik. Banyak prosesnya ada drama juga. Anak-anak kami arahkan. Biasanya kan bingung. Mungkin Cuma gambar kami coba mengggali,”beber Albert.

Proses pendidikan di Sekolah Kristen Tunas Bangsa tidak hanya mengandalkan guru di sekolah, tapi juga melibatkan para orang tua. Sebab, tanggung jawab mengajarkan anak-anak adalah kewajiban semua pihak.

”Memang program TK dan smp menyiapkan diri mengenalka,  potensi saya apa ya. Kami coba dari sana kami koordinasi dengan orang tua kami coba arahkan. Ternyata potensi anak saya banyak ya,seperti itu,”tutur Albert. [*]

 

 

 

Editor : Hari Puspita
#denpasar #pendidikan #expo