NEGARA, Radar Bali .id- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blimbingsari, Kecamatan Melaya, resmi ditutup karena minim siswa. Bahkan tidak ada potensi siswa baru dalam beberapa tahun ke depan.
Padahal, sekolah tersebut merupakan satu-satunya SD berstatus negeri di Desa Blimbingsari.
Perbekel Desa Blimbingsari I Made John Ronny mengatakan bahwa sudah mengetahui rencana penutupan SDN Blimbingsari.
Bahkan sebelum nantinya ditutup resmi oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana, perbekel menjadi salah satu yang diundang Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana untuk rapat membahas mengenai SDN Blimbingsari.
Karena itu, pihaknya juga menyetujui jika diputuskan agar sekolah negeri satu-satunya di Desa Blimbingsari ditutup lalu digabung dengan sekolah lain.
”Karena memang minim siswa, potensi siswa baru nanti juga tidak ada,” ungkapnya, Senin (30/12/2024).
Menurutnya, minimnya siswa di SDN Blimbingsari bukan tanpa sebab. Desa dengan penduduk sekitar 286 Kepala Keluarga (KK), sebagian besar yang usia produktif merantau. Bahkan sudah ada yang pindah domisili ke daerah sesuai tempat kerja. ”Warga kami banyak yang merantau, pindah domisili juga. Hanya pulang saat hari raya Natal. Atau hari besar atau dan cuti kerja," ungkapnya.
Sedangkan warga yang setiap hari berada di desa sekitar 150 KK. Dari jumlah tersebut sebagian besar merupakan orang tua yang sudah lanjut usia karena sudah pensiun dari tempat kerja. ”Warga di sini (Desa Blimbingsari), baru kembali dari perantauan setelah pensiun,” ujarnya.
Sejumlah rumah warga yang saat ini ditinggal pemiliknya merantau dan rumah yang ditempati warga, dijadikan penginapan bagi wisatawan. Karena desa yang berada di pinggiran hutan Bali Barat ini merupakan salah satu desa wisata di Jembrana dengan potensi wisata religi dan wisata alam.
Perbekel mengungkapkan, selain SDN Blimbingsari, ada sekolah SD swasta di Desa Blimbingsari. Namun SD swasta tersebut, siswanya merupakan anak dari panti asuhan yang masih satu yayasan dengan SD swasta. "Siswanya (SD Swasta) tidak banyak juga. Sekolah bahan karena memang satu yayasan dengan pantai,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jembrana akhirnya resmi menutup Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya. Sekolah ditutup permanen karena minim siswa dan potensi siswa baru lagi pada tahun ajaran mendatang. Siswa dan tenaga pengajar dipindahkan ke sekolah terdekat.
Siswa sekolah tersebut akan dipindahkan ke SDN 7 Melaya, karena jarak dengan sekolah sebelumnya dan tempat tinggal siswa lebih dekat. Sedangkan guru dan pegawai sekolah yang masih ada akan dipetakan lagi, selanjutnya akan dipindahkan ke sekolah terdekat dengan tempat tinggal guru.
Proses pemindahan siswa dan guru, ditargetkan bulan Januari mendatang sudah selesai, sehingga saat masuk sekolah setelah libur semester siswa dan guru sudah melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah baru.
Saat ini, siswa yang bertahan di sekolah tersebut hanya ada 11 orang siswa, terdiri dari siswa kelas III sebanyak 2 orang, kelas IV juga 2 orang, kelas V sebanyak 4 orang dan kelas VI sebanyak 3 orang. Siswa maupun tenaga pengajar, akan dipindahkan ke sekolah terdekat, SDN 7 Melaya, Desa Melaya. [*]
Editor : Hari Puspita