Kabar gembira bagi para pencinta buku di Pulau Dewata. "Serigala" buku internasional yang fenomenal, Big Bad Wolf (BBW) Books, dipastikan kembali menyambangi Bali. Membawa misi besar untuk memperkuat budaya membaca, bazar buku terbesar di dunia ini akan menyulap Discovery Mall Bali menjadi surga literasi mulai 25 Mei hingga 7 Juni 2026 mendatang.
KEHADIRAN BBW tahun ini terasa berbeda. Bukan sekadar tumpukan kertas dan tinta, ajang ini membawa pesan mendalam tentang masa depan anak bangsa dan kelestarian alam Bali.
Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, mengungkapkan bahwa Bali dipilih karena karakteristiknya yang unik sebagai pusat budaya dan magnet pariwisata dunia.
Menurutnya, di tengah gempuran tren global, masyarakat lokal Bali harus dipersenjatai dengan pengetahuan yang luas.
"Kami datang kembali ke Bali membawa lebih banyak buku dengan tempat yang lebih luas dan nyaman. Kami ingin memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk mendapatkan bacaan bermutu," ujar Marthius saat ditemui di kawasan Sunset Road, Kuta, Jumat (15/5/2026).
Tak tanggung-tanggung, lebih dari 1 juta buku internasional dari berbagai genre akan dipamerkan. Menariknya, fokus utama BBW tahun ini adalah generasi masa depan. Sekitar 70 persen dari koleksi yang ada merupakan buku anak-anak.
"Target kami adalah pembaca usia dini. Kami berharap melalui buku-buku ini, semakin banyak anak-anak yang terinspirasi untuk belajar, berkembang, dan berani bermimpi lebih besar," tambahnya.
Membaca Buku, Menanam Mangrove
Yang membuat BBW Bali 2026 semakin istimewa adalah kolaborasi kreatifnya dengan Forum Peduli Mangrove Bali. Pengunjung tidak hanya diajak untuk memperkaya wawasan melalui teks, tetapi juga berkontribusi langsung pada kelestarian ekosistem pesisir Bali.
Melalui program Mangrove Adopter, setiap pengunjung yang berbelanja minimal Rp1 juta akan mendapatkan pin spesial sebagai tanda kontribusi mereka terhadap lingkungan.
"Nantinya, sebanyak 1.000 pohon mangrove akan ditanam di wilayah Mangrove Benoa. Kami ingin ini menjadi awal dari semangat literasi lingkungan yang terus digaungkan BBW di Indonesia," pungkas Marthius.
Bagi warga Bali, event ini menjadi kesempatan langka untuk berburu literatur berkualitas dunia sekaligus menitipkan jejak hijau bagi kelestarian alam pulau tercinta. Siapkan daftar belanjaan Anda, karena sang "Serigala" siap berbagi ilmu di pengujung bulan Mei nanti. [*]
Editor : Hari Puspita