Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Seleksi Pusat Unhan 2026 Dimulai, Hanya 5 Persen Calon Kadet yang Lolos

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:12 WIB
PRESTISIUS - Kampus Universitas Pertahanan (Unhan) di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Kampus di bawah Kementerian Pertahanan ini membuka seleksi kadet mahasiswa tahun 2025/2026 hingga akhir Februari.
PRESTISIUS - Kampus Universitas Pertahanan (Unhan) di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Kampus di bawah Kementerian Pertahanan ini membuka seleksi kadet mahasiswa tahun 2025/2026 hingga akhir Februari.

 

RADAR BALI — Persaingan memperebutkan kursi sersan kadet di Universitas Pertahanan (Unhan) RI tahun ini berlangsung sangat ketat.

Tercatat lebih dari 19.500 peserta mendaftarkan diri pada seleksi penerimaan mahasiswa baru. Namun, dari belasan ribu pendaftar tersebut, hanya sekitar 5 persen calon kadet yang berhasil bertahan hingga ke tahap akhir.

Saat ini, sekitar 1.000 calon kadet yang lolos penyaringan awal (administrasi, TKD, dan tes berbasis daring) bersiap mengikuti Seleksi Tingkat Pusat (Offline) di Kampus Unhan Sentul, Bogor, yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 23 Juni 2026.

Mereka harus bertarung memperebutkan alokasi kuota utama yang sangat terbatas, yaitu sekitar 700 kursi untuk Program Sarjana (S1). 

Secara keseluruhan dari semua jenjang (Vokasi/Diploma, Profesi, Magister, dan Doktor), estimasi daya tampung total Unhan tahun ini hanya berada di kisaran 1.216 mahasiswa.

Pembuktian Kualitas di Seleksi Pusat

Seleksi tingkat pusat merupakan tahap krusial karena berisi pembuktian kualitas fisik, mental, kebangsaan, serta komitmen secara langsung.

Berikut adalah rincian empat materi seleksi tingkat pusat Universitas Pertahanan yang akan dihadapi para peserta:

1. Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II

Pengujian medis dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis militer untuk memastikan calon kadet bebas dari kondisi kesehatan tersembunyi.

Pemeriksaan meliputi: Fisik Luar: Postur tubuh, kulit, THT, mata (buta warna adalah diskualifikasi mutlak), serta gigi dan mulut.

Organ Dalam: Rontgen paru-paru (thorax), USG, dan rekam jantung (EKG).

Laboratorium: Tes darah lengkap dan urine untuk mengecek fungsi organ serta bebas narkoba.

Kesehatan Jiwa (Keswa): Ujian tertulis untuk melihat stabilitas kejiwaan.

Ujian menggunakan standar fisik militer untuk mengukur daya tahan, kekuatan, dan kelincahan.

Rangkaian tes terdiri dari:

Samapta A: Lari 12 menit (target aman pria >2.400 meter, wanita >2.000 meter).

Samapta B: Push-up (1 menit), sit-up (1 menit), pull-up (pria) / chinning (wanita), dan shuttle run (lari membentuk angka 8).

Ketangkasan: Berenang jarak 25 hingga 50 meter dengan gaya dasar.

3. Penelitian Personel (Litpers)

Tahap ini menguji kesetiaan calon kadet terhadap NKRI, Pancasila, dan UUD 1945, serta memastikan bersih dari paham radikal melalui:

Tes Tertulis: Menguji wawasan kebangsaan, sejarah perjuangan, dan pandangan isu nasional.

Wawancara Tatap Muka: Pendalaman latar belakang keluarga, pergaulan, motivasi, serta rekam jejak digital oleh penguji militer.

4. Wawancara Akademik

Berfokus pada potensi intelektual dan kesiapan program studi yang dipilih, dengan aspek penilaian meliputi:

Kemampuan analisis strategis dan berpikir kritis terkait bidang keilmuan. Wawasan umum mengenai teknologi pertahanan terkini atau isu geopolitik global.

Kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri menggunakan bahasa Inggris sesuai standar World Class University.

Seluruh rangkaian seleksi pusat ini dilaksanakan dengan sistem gugur dan karantina ketat di asrama.

Hasil akumulasi dari seluruh tahapan tes selanjutnya akan dibawa ke sidang Pantukhir (Pemantauan Akhir) sebagai penentu final kelulusan menjadi Kadet Mahasiswa Unhan RI ***

Editor : Ibnu Yunianto
#Aparatur Sipil Negara #universitas pertahanan 2026 #kadet unhan #kuliah kedinasan