Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dobrak Kelas Monoton, Tim PKM Prodi PPG FKIP Unmas Ini Rancang Formula 'Joyful Learning' Lewat Ice Breaking Edukatif

Admin Radar Bali • Jumat, 19 Juni 2026 | 10:26 WIB
Tim Prodi PPG FKIP Unmas Denpasar mengusung fokus utama pada pengembangan "Ice Breaking yang Relevan dan Bermakna untuk Membangun Suasana Belajar yang Menggembirakan (Joyful Learning)". 
Tim Prodi PPG FKIP Unmas Denpasar mengusung fokus utama pada pengembangan "Ice Breaking yang Relevan dan Bermakna untuk Membangun Suasana Belajar yang Menggembirakan (Joyful Learning)". 

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Tantangan terbesar dalam dunia pendidikan modern saat ini bukan lagi sekadar mentransfer ilmu, melainkan bagaimana cara menjaga fokus dan gairah belajar siswa di dalam kelas.

Sering kali, proses pembelajaran terasa kaku, monoton, dan menjemukan, sehingga materi yang disampaikan sulit diserap dengan optimal. 

Menjawab keresahan tersebut, sebuah tim kolaboratif yang terdiri dari dosen dan mahasiswa bergerak melakukan inovasi nyata demi menciptakan atmosfer kelas yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Melalui sebuah program strategis, tim dari Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas) mengusung fokus utama pada pengembangan "Ice Breaking yang Relevan dan Bermakna untuk Membangun Suasana Belajar yang Menggembirakan (Joyful Learning)". 

Mereka meyakini bahwa aktivitas pencair suasana di dalam kelas tidak boleh hanya sekadar membuat siswa tertawa atau melompat-lompat tanpa arah. 

Lebih dari itu, sebuah permainan atau simulasi singkat harus mampu menjadi jembatan emosional dan kognitif yang mengantarkan siswa masuk ke dalam inti materi pelajaran.

Untuk mewujudkan gagasan besar tersebut, tim ini membagi fokus kerja mereka ke dalam dua sub-topik krusial yang saling berkesinambungan. 

Sub-topik pertama berfokus pada Perancangan Ice Breaking Edukatif yang Terintegrasi dengan Materi Pembelajaran. 

Pada tahap ini, mereka merumuskan formula agar kegiatan penyegaran di sela-sela kelas tetap memiliki muatan akademis, sehingga siswa secara tidak sadar sedang mempelajari konsep rumit melalui metode yang sangat menghibur.

Tidak berhenti di sana, strategi tersebut diperkuat oleh sub-topik kedua, yaitu Strategi Menciptakan Joyful Learning melalui Aktivitas Interaktif dan Kolaboratif. 

Melalui sub-topik ini, penekanan diarahkan pada pembangunan komunikasi dua arah dan kerja sama antar siswa. 

Dengan mengubah ruang kelas menjadi panggung interaksi yang aktif, siswa tidak lagi menempatkan diri mereka sebagai objek pasif yang hanya mendengarkan ceramah guru, melainkan sebagai subjek yang ikut mengendalikan keseruan belajar.

Gagasan inovatif Joyful Learning sebagai salah satu esensi dari Deep Learning ini dinakhodai oleh sebuah tim solid yang membawa semangat perubahan.

Tim topik ini diketuai oleh Anak Agung Putu Arsana, S.S., M.Pd., seorang akademisi yang dikenal konsen terhadap metodologi pembelajaran kreatif didampingi oleh Dr. Ida Ayu Made Wedasuwari, S.Pd., M.Pd.

Kolaborasi kedua pemikir ini memberikan landasan teoretis dan praktis yang kuat dalam merancang kurikulum joyful learning yang adaptif.

Kekuatan tim ini kian lengkap dan dinamis berkat keterlibatan aktif dari unsur mahasiswa. Tiga mahasiswa berbakat, yaitu I Gusti Komang Sudarmadi Yasa, Kadek Trisna Agustini, dan I Dewa Dode Agus Adi Pranatha, bergabung sebagai Anggota Mahasiswa.

Kehadiran generasi muda ini membawa perspektif segar, ide-ide out-of-the-box, serta pemahaman yang lebih dekat mengenai tren psikologi belajar generasi masa kini yang cenderung menyukai aktivitas visual dan kinestetik.

Sinergi antara dosen berpengalaman dan mahasiswa kreatif ini diharapkan mampu mendobrak stigma bahwa pelajaran sains, bahasa, atau materi lainnya adalah hal yang menakutkan. 

Sebaliknya, setiap awal kelas akan menjadi momen yang paling dinantikan oleh siswa karena selalu dimulai dengan kejutan kreatif.

Melalui langkah nyata ini, Tim Anak Agung Putu Arsana bersama seluruh anggota optimistis bahwa konsep Joyful Learning bukan lagi sekadar utopia di atas kertas seminar.

Dengan integrasi ice breaking yang matang dan terukur, wajah pendidikan di ruang-ruang kelas akan bertransformasi menjadi lebih humanis, interaktif, dan tentunya menggembirakan bagi tumbuh kembang potensi generasi masa depan.

Kegiatan perancangan inovasi Joyful Learning ini merupakan salah satu wujud nyata dari kontribusi Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Melalui hilirisasi pemikiran para dosen dan mahasiswa ini, program PPG FKIP Unmas tidak hanya fokus pada tata kelola akademik internal, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan mutu kompetensi para guru di lapangan agar mampu menciptakan ruang kelas yang lebih hidup, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (kal)


 

Editor : Rosihan Anwar
#ppg fkip unmas denpasar #PKM #unmas denpasar