MANGUPURA, radarbali.id - Tetiba penjaga Gedung Olah Raga (GOR) Purna Krida Kerobokan Kuta Utara Kabupaten Badung dan warga sekitar terhenyak melihat api menjalar di bagian atap. Diduga dipicu arus pendek listrik alias konsleting papan bagian atas yakni Score Board, GOR Purna Krida di Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, nyais ludes.
Kejadian berlangsung, Rabu (24/1) sekitar pukul 09.30. Api dapat dipadamkan 11 Unit mobil Damkar Kabupaten Badung.
Kepada Jawa Pos Radar Bali saat dijumpai di lokasi kejadian, Aminah, 32, menyatakan sebelum kejadian, listrik di kawasan tersebut diketahui padam. Tak berselang lama yakni kurang lebih 3 menit kemudian, listrik kembali menyala.
"Ya listrik sempat padam di jalur kawasan sini. Tak berselang lama setelah listrik kembali menyala, kami mencium aroma asap menyengat," ungkap wanita pemilik warung sembako tak jauh dari Gor.
Wanita dua anak ini mengaku sangat panik ketika keluar dari warung dan melihat asap mengepul di atap Gor. Warga pun sontak berteriak "ada kebakaran". Menurut warga di lokasi, aqalnya melihat asap, lalu api muncul di atap bagian barat.
Kemudian titik bara itu terlihat membesar dan membakar atap yang sebagian besar berbahan kerangka baja berlapis aluminium foil.
"Saya sempat lihat ke dalam, yang terbakar adalah lapisan pertama pada atap," kisahnya warga bernama Gung Krisna sembari mengatakan, saat kejadian, ada beberapa anak latihan basket.
Merekalah yang mengetahui adanya arus pendek listrik dan muncul asap dari papan Score board. Setelah itu, muncul api yang merambah ke atap bagian barat.
Kobaran si jago merah semakin mudah melebar lantaran lapisan atap yang terbuat dari bahan mudah terbakar (aluminium foil) dan plafon bagian luar yang terbuat dari kayu. Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Badung pun tiba di lokasi sekitar pukul 10.20.
"Ada balasan unit. Kurang lebih sebanyak 11 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi," singkatnya. Pantauan Jawa Pos Radar Bali, petugas menyemprotkan air bertenaga tinggi dari luar bangunan, aamun api kian merembet nyaris melahap seluruh bagian atap.
Petugas lantas masuk melakukan pendinginan dari dalam gedung. Meski sudah melahap bagian lapisan atap, namun api tak sampai meludeskan seluruh bagian kerangka.
Hingga sekitar pukul 14.00, pihak damkar masih stan by di lokasi, melakukan pendinginan sampai benar-benar tidak ada sisa.
Pun jalur lalulintas di kawasan Gor di aliran sehingga, seluruh unit damkar leluasa menggunakan akses tersebut. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungam Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung IPTU I Ketut Sukadi membembanrkan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik karena sempat terjadi listrik padam sebelum kebakaran.
Dan objek yang terbakar pada bagian atas gedung. "Ya, diduga konsleting pada bagian atas Score Board yang ada di dalam GOR. Kerugian belum bisa di tafsir," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan