MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Apes nian dialami lelaki Inggris bernama Stephen Joseph, 35, karena nyaris terbakar. Sebab kuat dugaan Villa Devalaya No. 6 di Kawasan BPG Jalan Anggrek Raya I Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, dibakar orang tak dikenal saat sedang istirahat. Kejadian berlangsung Senin (17/3/2025).
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan bahwa pihaknya telah datangi lokasi. Pun menginterogasi sejumlah saksi di TKP, termasuk penghuni villa.
Kepada polisi lelaki inggris ini mengatakan, sempat terbangun karena mendengar suara benda jatuh serta gonggongan anjingnya, sekitar pukul 02.30 Wita. Aa membuka pintu kamar untuk cek. Melihat situasi aman, ia kembali berbaring karena sudah ngantuk.
Baca Juga: Polisi Serahkan SPDP Kasus Main Solar Subsidi PT. Adi Putra Narasi ke Jaksa Penuntut Umum
Tetiba mencium aroma asap menyengat, dan setelah diperhatikan, api terlihat di atap lantai dua yang terbuat dari alang-alang sekitar pukul 02.50 Wita. Ia bergegas hubungi Staf Villa bernama Ragil Putri Rachmawati, sekitar pukul 03.00, dan menyampaikan terkait peristiwa tersebut.
Sementara itu, saksi Ketut Suarta selaku securiti sebuah hotel di dekat lokasi, terkejut ketika melihat kobaran api. "Ya, saksi segera menghubungi petugas keamanan kompleks untuk meminta bantuan," kutip Kasi Humas.
Lalu, Suarta membantu memadamkan api dan menemukan korban beserta anjingnya yang terjebak. "Korban dan dua anjing peliharaannya nyaris terbakar," kisahnya. Suarya bergegas membantu mengevakuasi WNA tersebut bersama sekuriti villa dan tim pemadam kebakaran, hingga berhasil selamat.
Baca Juga: Aturan Tilang Baru, STNK Mati Dua Tahun Motor Langsung Disita
Tak lama berselang, dua unit pemadam tiba di lokasi dan mulai memadamkan api. Amukan si jago merah dapat dipadamkan sekitar pukul 04.45 Wita. Kejadian ini mengakibatkan bangunan villa dan barang-barang di dalamnya hangus.
Seperti 15 unit kloset duduk, tiga unit wastafel, tiga unit kompor gas, tiga unit AC, enam unit outdoor AC, sejumlah furniture dan peralatan dapur, satu unit smart TV dan dokumen penting milik korban.
Total kerugian masih dalam proses pendataan oleh staf akuntansi korban. Hasil penyelidikan sementara, api diduga berasal dari atap lantai dua villa yang terbuat dari alang-alang dengan posisi tepat di atas ruang tamu, namun penyebab masih diselidiki.
Hasil pemeriksaan lebih lanjut, kepada polisi Stephen mengungkapkan adanya keanehan. Sebelum kejadian, ternyata ia menerima notifikasi dari CCTV tentang adanya pergerakan seseorang tak dikenal di halaman villa. "Dia baru menyadarinya setelah kebakaran terjadi," tambahnya.
Sayangnya, mesin perekam CCTV ikut terbakar, sehingga rekaman tidak bisa diakses. Tim identifikasi Polresta Denpasar sudah melakukan olah TKP pada pukul 15.45 WITA untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kebakaran. "Kami menyarankan korban untuk membuat laporan resmi di Polsek Kuta Selatan," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan