Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Heboh di KMP Wicitra Dharma 3, Baru 30 Menit Berlayar, Penumpang Nahas Asal Sukoharjo Ini Meninggal Mendadak

Muhammad Basir • Selasa, 10 Februari 2026 | 19:52 WIB

 

ilustrasi penumpang kapal ditemukan meninggal mendadak. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi penumpang kapal ditemukan meninggal mendadak. (gambar digital gemini/radar bali)

GILIMANUK, Radar Bali.id – Suasana di dalam ruang penumpang KMP Wicitra Dharma 3 mendadak heboh, mencekam,  pada Selasa (10/2/2026) dini hari.

Seorang penumpang bernama Deka Arisandi,39, asal Sukoharjo, Jawa Tengah, ditemukan tak bernyawa hanya sesaat setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.14 Wita, atau 30 menit setelah kapal lepas sandar. Saksi mata sekaligus rekan korban, Sugeng Riadi, melaporkan bahwa korban tiba-tiba lemas dan tergeletak di lantai ruang penumpang sisi lambung kiri kapal.

"Melihat kondisi darurat tersebut, pihak kapal segera berkoordinasi dengan petugas darat dan memutuskan untuk putar balik demi penanganan medis," ujar Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo.

Kapal akhirnya kembali bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk pada pukul 03.40 WITA. Namun, saat tim gabungan dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan, nyawa korban sudah tidak tertolong. "Korban sudah tidak bernapas dan tidak ditemukan denyut nadi," tambah Yuli.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk menggunakan ambulans. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Deka masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan medis sembari menunggu koordinasi dengan pihak keluarga.[*]

Editor : Hari Puspita
#selat bali #Penumpang kapal meninggal dunia #meninggal mendadak #penyeberangan