Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Meresahkan Warga, Pria ODGJ yang Mengamuk di Beraban Akhirnya Dievakuasi ke RSUD Tabanan

Juliadi Radar Bali • Selasa, 5 Mei 2026 | 08:14 WIB
DIRINGKUS POLISI : Anggota Polsek Selemadeg Timur Tabanan meringkus pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. 
DIRINGKUS POLISI : Anggota Polsek Selemadeg Timur Tabanan meringkus pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. 

TABANAN , Radar Bali.id– Keheningan malam di Banjar Beraban Pondok, Desa Beraban, mendadak pecah oleh aksi tak terduga salah seorang warga setempat. I Gede Pur alias De Pur, 35, tiba-tiba mengamuk di kediamannya pada Minggu (3/5/2026) malam sekitar pukul 20.30 Wita.

Baca Juga: Badah! Gagal Dibujuk, Purnawirawan ODGJ yang Mengamuk ini akhirnya Dievakuasi ke RSJ Bangli

Aksi pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) tersebut sempat memicu kekhawatiran mendalam bagi warga sekitar. Khawatir situasi kian tak terkendali, warga akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan pihak berwajib.

Merespons laporan tersebut, personel Polsek Selemadeg Timur (Seltim) bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Made Arya, didampingi tim medis dari Puskesmas Seltim II.

Baca Juga: Duh, Tangan Ogoh-ogoh Banjar Sema Dipatahkan, Pelaku ODGJ Mengaku Disuruh Orang

"Saat diamankan, yang bersangkutan sedang mengamuk di rumahnya. Beruntung, saat kejadian ia tidak membawa senjata tajam sehingga memudahkan proses negosiasi," ungkap Kapolsek Seltim, AKP I Dewa Made Pramantara, Senin (4/5/2026).

Petugas di lapangan melakukan pendekatan persuasif dengan membujuk De Pur agar bersedia menjalani perawatan. Setelah situasi mulai mendingin, tim medis segera memberikan obat penenang untuk menjaga stabilitas kondisinya sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tabanan guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

Terkait insiden ini, AKP Pramantara mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Layanan Polisi 110 tersedia 24 jam. Jika masyarakat melihat atau mengetahui situasi yang membutuhkan kehadiran petugas secara cepat, segera melapor agar dapat segera kami tindak lanjuti," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#odgj #tabanan #kegaduhan #polsek selemadeg #orang mengamuk