Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Desa Menyali Ludes Terbakar, Segini Kerugiannya

Francelino Junior • Selasa, 7 Juli 2026 | 08:41 WIB
DIPASANGI GARIS POLISI: Rumah milik Pong usai api yang melalap rumahnya berhasil dipadamkan.(Istimewa)
DIPASANGI GARIS POLISI: Rumah milik Pong usai api yang melalap rumahnya berhasil dipadamkan.(Istimewa)

SINGARAJA, Radar Bali.id – Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman warga di wilayah Banjar Dinas, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 Wita.

Baca Juga: Korsleting Listrik di Meja Kasir, Minimarket dan Kantor Notaris di Klungkung Ini Ludes Terbakar

Sebuah rumah permanen dilaporkan hangus dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah.

Musibah tersebut diketahui milik Made Adnyana alias Pong, 65. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Ditinggal Pergi, Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sidemen Ludes Dilalap Si Jago Merah

Informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat anak korban, Gede Wira Yasa, 39, dikejutkan oleh kedatangan seorang warga bernama Komang Diawan alias Malen.

Saksi diberi tahu bahwa rumah sang ayah telah terbakar. Mendengar kabar tersebut, Wira Yasa langsung bergegas menuju lokasi kejadian dan mendapati kobaran api sudah membesar dan menjalar ke seluruh bagian atap rumah.

Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana saat dikonfirmasi pada Minggu, 5 Juli 2026 mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, amukan si jago merah diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik (korsleting).

”Diperkirakan kebakaran karena korsleting listrik. Karena sebelumnya, pernah terjadi korsleting listrik di atap rumahnya, dan sudah dilaporkan ke PLN,” ujar AKP Kadek Robin Yohana.

Bangunan permanen berukuran 6x9 meter dengan dinding batako dan atap seng tersebut berisi tiga kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu dapur. Akibat api yang merembet dengan cepat, seluruh perabotan dan dokumen berharga di dalam rumah ludes tak terselamatkan. Di antaranya tiga buah lemari, dua buah ijazah, satu unit televisi, buffet, serta sertifikat rumah. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Untuk menjinakkan api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng langsung mengerahkan tiga unit armada ke lokasi, yang terdiri dari dua unit dari Pos Induk dan satu unit dari Pos Kubutambahan.

”Pemadaman dilakukan selama satu jam 15 menit, dengan menghabiskan tiga tangki air,” terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#damkar #musibah #korsleting #kebakaran #buleleng