Lupa Matikan Tungku, Rumah dan Dua Kendaraan Ludes Dilalap Jago Merah

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:16 WIB
JADI ARANG: Kebakaran terjadi di kediaman, I Nengah Sudarma, 49 wilayah Subak Gambih, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Selasa (13/10) sekitar pukul 12.00.( Foto: Humas Polres Bangli )
JADI ARANG: Kebakaran terjadi di kediaman, I Nengah Sudarma, 49 wilayah Subak Gambih, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Selasa (13/10) sekitar pukul 12.00.( Foto: Humas Polres Bangli )

KINTAMANI, Radar Bali.id - Kebakaran akibat kelalaian meninggalkan bara api pada tungku kembali terjadi. Kali ini, si jago merah menggasak kediaman I Nengah Sudarma, 49, di wilayah Subak Gambih, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, pada Selasa, 13 Oktober 2026 sekitar pukul 12.00 Wita.

Baca Juga: Gegara Kebocoran Gas Elpiji, Rumah Perajin Jajan di Bangli Ludes Terbakar

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa nahas itu bermula ketika istri korban, Ni Ketut Restitiayu, 39, memasak air dan nasi di dapur sekitar pukul 04.00 Wita.

Tiga jam kemudian, tepatnya pukul 07.00 Wita, korban bersama sang istri dan kedua anaknya terburu-buru meninggalkan rumah untuk mengantar anak sekolah.

Setelah itu, Restitiayu langsung menuju Pura Balai Agung Desa Sukawana, sehingga rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Sekitar pukul 12.00 Wita, seorang warga bernama I Nyoman Dampel melihat kepulan asap disertai suara ledakan dari arah bawah rumahnya.

Dampel yang curiga lantas bergegas menuju lokasi dan mendapati bangunan semipermanen milik Sudarma—yang terbuat dari anyaman bambu atau gedek serta triplek—sudah berkobar dilalap api.

Dalam kondisi panik, Dampel langsung menghubungi istri korban via telepon sekaligus memanggil para tetangga untuk membantu pemadaman. ”Warga melakukan pemadaman dengan alat seadanya,” terang Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta.

Mendapat kabar rumahnya terbakar, istri korban segera menghubungi suaminya yang sedang berada di Banjar Ngalan. Namun, laju api yang sangat cepat membuat bangunan berukuran 5x5 meter itu beserta isinya tak terselamatkan.

Nahasnya lagi, satu unit mobil Daihatsu Zebra berpelat nomor DK 8109 DG dan satu unit sepeda motor Honda Astrea Grand turut hangus tanpa sisa. Sesampainya di lokasi, sang istri hanya mendapati puing-puing bangunan sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani.

”Dokumen penting juga turut terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp200 juta. Diduga kebakaran terjadi akibat lupa mematikan api di tungku,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
damkar bangli kerugian akibat kebakaran musibah Kintamani Bangli kebakaran