DENPASAR, Radar Bali.id- Partai Pengusung Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Bali melakukan pertemuan pertama setelah Prabowo-Gibran resmi mendaftar pada Rabu lalu ke KPU. Hadir semua perwakilan sembilan partai di Kantor DPD Gerindra Bali kemarin sore (28/10/2023).
Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah didapuk sebagai panglima tempur Prabowo-Gibran di Bali.
De Gadjah saat ditemui kemarin menyatakan ini silaturahmi dan konsolidasi serta pembentukan Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Bali.
"Kebetulan saya ditunjuk sebagai panglima TKD. Tapi semua keputusan musyawarah mufakat," ucap Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.
Targetnya tak muluk-muluk bisa meraih suara 50 persen hingga 60 persen di Pulau Dewata. Menurutnya, pasangan ini adalah paket komplet karena melengkapi satu sama lain. Dipilihnya Gibran karena simbol rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi.
"Kami punya koalisi solid dan kami rasa tidak muluk-muluk kemenangan 50 sampai 60 perden di Bali masih rasional," katanya.
Dikatakan tidak memungkiri Jokowi masih berpengaruh di Indonesia khususnya di Bali. Oleh karena itu Gibran adalah simbol rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi.
" Dua kali bertarung dengan Pak Jokowi, Pak Prabowo kalah. Hanya kalah tipis. Bayangkan itu kekuatan besar," jelasnya.
Program Jokowi yang saat ini berhasil dan bagus akan disempurnakan lagi oleh Prabowo-Gibran untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045. "Kami ingin mencapai tujuan untuk Indonesia lebih maju dan mencapai Indonesia Emas 2045," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita