Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Panas! KPU Bali Geram Soal Narasi Kecurangan di Sirekap, Lidartawan: Saya Perintahkan PPK Jika Ragu Buka Saja!

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 23 Februari 2024 | 16:20 WIB
 
MEMBANTAH: Ketua KPU Bali I Dewa Agung Lidartawan membantah ada kecurangan dan memerintahkan PPK buka C1 ada kecurangan Pemilu 2024.
MEMBANTAH: Ketua KPU Bali I Dewa Agung Lidartawan membantah ada kecurangan dan memerintahkan PPK buka C1 ada kecurangan Pemilu 2024.
 
DENPASAR, radarbali.id  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan membantah adanya kecurangan dalam pelaksanaan pencoblosan, perhitungan suara dan rekapitulasi.
 
Pihaknya sudah memantau beberapa kabupaten di Bali. Ia juga mengaku dari saksi partai mengamini kinerja KPU yang transparan dan membantah narasi adanya kecurangan terutama dalam rekapitulasi, 
 
"Ini penting saya  sampaikan karena isu-isu kecurangan dan narasi yang terbangun dari pusat membuat masyarakat terusik juga. Makanya semua teman-teman saksi itu bersaksi tidak ada yang mengatakan tidak transparan dan tidak terbuka atau ada kecurangan," jelasnya kemarin  (22/2/2024). 
 
Baca Juga: Dituding Netizen Tega Bunuh Dante Anak Kandungnya karena Asuransi Jiwa, Tamara Tyasmara Angkat Bicara
 
Lebih lanjut dijelaskan jika ada  kekeliruan dalam  penulisan  sudah bisa dicek dan dilihat. Bahkan, ada yang meragukan seperti di Kecamatan Seririt dibuka. Lidartawan menjamin kerja-kerja petugas Pemilu itu benar dan jujur.
 
"Keraguan akan hilang dilihat kalau semua dilihat  langsung oleh orang-orang yang meragukan. Saya perintahkan PPK  seluruh Bali jika ada yang masih meragukan buka saja," tantang Lidartawan, sengit
 
"KPU tidak ada buat apa-apa. Kalau ada salah itu manusiawi. Salah sama curang itu beda," tukasnya. 
 
Baca Juga: Sirekap Berjalan Lancar, Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilu 2024 di Badung Capai 63,97 Persen
 
Menurutnya, target penyelesaian rekapitulasi sebelum Hari Raya Galungan. Masih ada potensi angka yang berubah jika ada kesalahan penulisan. Diakui perhitungan itu nyata tidak ada kecurangan walau ada kekeliruan bukan disengaja.
 
"Narasi kecurangan mengganggu. Banyak masyarakat nanya. Saya minta masyarakat bersabar," tegasnya.  
 
Lidartawan menanggapi argumen atau selentingan suara dimakan leak. Ia  berseloroh tidak ada suara yang dimakan leak.
 
Baca Juga: Susul Prof Antara, 3 Pejabat Unud Lainnya Juga Divonis Bebas oleh Majelis Hakim, Jaksa Langsung Kasasi!
 
Mengenai Sirekap  yang berubah ditegaskan tidak ada kesengajaan karena tidak semua memiliki pemahaman yang sama menggunakan gawai atau handphone.
 
"Ada lah  (makan leak,red) kalian pasti tahu. Jurus pengeleakan  tidak berlaku di KPU," kelakarnya. 
 
Lidartawan mengusulkan ke KPU RI untuk Pemilu berikutnya, TPS sebelum ditutup KPPS ditugaskan membuat gambar atau video meminta pernyataan saksi apakah ada kecurangan.
 
Baca Juga: Tok..Bebas! Disambut Tepuk Tangan Meriah, Prof Antara Tundukan Kepala Usap Air Mata Haru, Begini Ocehan Hotman Paris
 
"Kalau ada curang ke Bawaslu lapor. Laporkan saja (kalau ada kecurangan,red)," tandasnya.*** 
Editor : M.Ridwan
#kecurangan #KPU Bali #transparan #Lidartawan