Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wai Kru Tak Dipertandingkan di SEA Games, Luh Mas Sri Turun di Muay Boran

M.Ridwan • Rabu, 30 November 2022 | 23:15 WIB
ANDALAN: Atlet Muay Thai Bali Luh Mas Sri Diana Wati saat berlaga di final nomor wai kru cabor Muay Thai di PON XX/2021, Papua
ANDALAN: Atlet Muay Thai Bali Luh Mas Sri Diana Wati saat berlaga di final nomor wai kru cabor Muay Thai di PON XX/2021, Papua
DENPASAR – Cabang olahraga (cabor) Muay Thai Bali diam-diam dapat diandalkan. Luh Mas Sri Diana Wati menjadi salah satu atlet potensial yang dimiliki Bali di cabor Muay Thai. Di PON XX/2021, Papua, Luh Mas berhasil mempersembahkan perak untuk Bali di nomor wai kru. Sebenarnya, Luh Mas bisa saja mendapat emas saat itu, asalkan tidak ada "permainan" dari atlet tuan rumah yang berhasil menyabet emas.

Di Porprov Bali XV/2022, Muy Thai dipertandingkan secara resmi untuk pertama kalinya. Di Porprov Bali kali ini, Luh Mas masih menjadi yang terbaik usai mempersembahkan emas untuk Buleleng. Sekarang target yang lebih tinggi coba diraihnya.

Luh Mas mencoba untuk menembus skuad Timnas Muay Thai Indonesia di SEA Games 2023, Kamboja. Hal ini diungkapkan langsung oleh Sekum Pengprov MI Wayan Suwita saat dihubungi Selasa kemarin (29/11). Menurut Suwita, Luh Mas menjadi kandidat kuat untuk lolos menuju Pelatnas Timnas Muay Thai Indonesia jika berkaca dari berbagai prestasi yang diraihnya.

Hanya saja, Luh Mas dicoba untuk tidak turun di wai kru, melakukan di Muay Boran (berpasangan). "Pada 17-21 Desember nanti, ada Seleknas dan Kejurnas. ini merupakan ajang atlet menuju SEA Games 2023 di Kamboja. Saya ingin turunkan Luh Mas Sri bukan dinomor Wai Kru melainkan Muay Boran (berpasangan)," bebernya.

"Dia punya kans di Pengurus Besar MI, sehingga mudah-mudahan ia dilirik dan mampu menghuni Pelatnas,” tambah Suwita. Lebih jauh, Sekum Muaythai, Wayan Suwita menerangkan, tantangan cukup berat bakal dihadapi Luh Sri untuk lolos Seleknas SEA Games Kamboja.

Pasalnya dia harus bersaing dengan daerah lain untuk merengkuh tiket dalam ajang olahraga dua tahunan bagi atlet-atlet di kawasan Asia Tenggara. Apa yang menjadi alasan Suwita tidak memasukkan di nomor wai kru? Menurutnya nomor tersebut tidak dipertandingkan di SEA Games Kamboja.

“Wai kru tidak dipertandingkan. Karena berpasangan kita gandengkan dengan Listra Yanti yang satu daerah dengannya. Harapannya tumbuh chemistry,” tegasnya. Disisi lain Luh Mas Sri Diana Wati yang dihubungi terpisah mengaku optimis bisa bersaing untuk masuk skuad Timnas Muay Thai Indonesia.

Baginya, medali emas Porprov Bali menjadi modal berharga untuk menuju SEA Games 2023. “Saat ini sudah dalam persiapan. Karena tinggal menghitung hari menuju seleksi, latihan sehari kita lakukan dua kali yaitu pagi dan sore. Kita sepakat porsi latihan seminggu enam kali dengan mengambil libur hari Minggu,” ucapnya.

Nak Muay kelahiran 5 April 2002 ini punya modal besar selain perak PON Papua dan emas di Porprov Bali 2022. Sebelumnya tepatnya pada 2019, Luh Mas sempat memperkuat Indonesia di IFMA Thailand World Championship 2019 yang berlangsung di Bangkok. Saat itu, dia berhasil mempersembahkan perunggu untuk Indonesia. (lit/rid)

  Editor : M.Ridwan
#atlet muay thai bali #Muay Thai #sea games #Luh Mas Sri Diana Wati #cabor muay thai