RADAR BALI – Persib Bandung dipastikan kehilangan gelandang asingnya Frans Putros dalam dua laga krusial Super League 2025/26 di penghujung tahun.
Putros harus absen saat Maung Bandung menjamu Bhayangkara FC pada 21 Desember 2025 dan PSM Makassar pada 27 Desember 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Absennya pemain yang kerap beroperasi sebagai bek kanan dan gelandang bertahan ini disebabkan oleh sanksi yang berbeda.
Pada laga pekan ke-15 melawan Bhayangkara FC, Putros terhalang hukuman akumulasi empat kartu kuning.
Sementara untuk laga tunda pekan kedelapan kontra PSM Makassar, ia harus menjalani sanksi kartu merah yang diterimanya saat bertandang ke markas Arema FC pada September lalu.
Meski kehilangan salah satu pilar asingnya, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku tidak merasa khawatir.
Pelatih asal Kroasia tersebut mengungkapkan bahwa ia memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Putros.
Kehadiran kembali dua pemain muda, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, dari Tim Nasional Indonesia U23 di SEA Games 2025 menjadi angin segar bagi tim.
"Ya, kita tahu Putros harus absen di dua pertandingan. Tapi, sekarang Kakang dan Robi sudah kembali dari Tim Nasional. Kita lihat perkembangan selama latihan, lalu menentukan siapa yang akan menggantikan posisinya," ujar Hodak.
Selain duet pemain muda tersebut, lini tengah Persib Bandung juga mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya Adam Alis yang telah pulih dari cedera setelah hampir sebulan menepi.
Selain itu, Luciano Guaycochea juga telah menyelesaikan masa hukuman larangan tampil.
Robi Darwis yang baru saja kembali dari Thailand menyatakan kesiapan mental dan fisiknya untuk memberikan kontribusi maksimal jika dipercaya tampil di laga kontra Bhayangkara FC.
"Alhamdulillah kondisi baik. Setelah timnas, saya kembali fokus lagi pada tim. Saya benar-benar antusias. Pasti siap kapan pun dipercaya pelatih untuk bermain," tegas pemain bernomor punggung 6 tersebut.
Di sisi lain, Bojan Hodak menekankan pentingnya bagi Eliano Reijnders dkk untuk bangkit dan melupakan kekalahan 0-2 dari Malut United.
Dia berharap kehadiran Bobotoh di GBLA mampu menjadi "pemain ke-12" yang memberikan tambahan semangat sekaligus meruntuhkan mental lawan.
"Tentu bermain di kandang adalah hal yang bagus untuk kami, apalagi jika stadion dipenuhi oleh Bobotoh. Kalian bisa lihat ketika kami menghadapi Bangkok United dan Borneo FC, lawan mendapatkan tekanan dan mental mereka menjadi down," pungkas Hodak.
Dengan ambisi untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan, Persib Bandung kini fokus penuh mempersiapkan strategi terbaik demi mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.***
Editor : Ibnu Yunianto