RADAR BALI - Arema FC kembali membuat gebrakan di bursa transfer paruh musim Super League 2025/26.
Klub berjuluk Singo Edan ini secara resmi memperkenalkan Joel Vinicius Silva Dos Anjos sebagai amunisi baru untuk memperkuat lini serang mereka.
Langkah agresif ini diambil manajemen sebagai hasil evaluasi total guna menjaga konsistensi tim di papan klasemen.
Joel Vinicius bukanlah sosok baru bagi pencinta sepak bola nasional.
Penyerang asal Brasil ini sebelumnya telah membuktikan ketajamannya bersama Borneo FC.
Selama membela Pesut Etam, Joel mencatatkan statistik yang cukup menjanjikan. Dalam 18 pertandingan yang dilakoninya, Vinicius mencetak 7 gol dan 2 assist (umpan yang menjadi gol).
Catatan tersebut menegaskan bahwa Joel adalah tipikal penyerang yang tidak hanya haus gol, tetapi juga mampu berkontribusi dalam permainan kolektif tim.
Duet Maut Brasil: Dalberto dan Joel Vinicius
Kedatangan Joel Vinicius diproyeksikan untuk meringankan beban Dalberto Luan Belo.
Hingga paruh musim ini, Dalberto tampil luar biasa dengan mengemas 10 gol dari 13 penampilan, menjadikannya tumpuan utama sekaligus top skorer klub.
Meskipun Arema FC telah mengoleksi total 21 gol sepanjang putaran pertama, ketergantungan pada sosok Dalberto sangat terasa.
Lini serang Arema seringkali dinilai kurang stabil dalam penyelesaian akhir meski mampu menciptakan banyak peluang.
Dengan hadirnya Joel Vinicius, Singo Edan kini memiliki dua predator Brasil yang siap mengacak-acak pertahanan lawan.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan bahwa perekrutan ini didasari oleh kebutuhan mendesak akan penyerang berkarakter kuat.
Menurutnya, Joel memiliki paket lengkap yang dibutuhkan Arema saat ini, mulai dari kualitas teknis hingga pengalaman di kompetisi Indonesia.
"Joel Vinicius adalah pemain yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, baik dari sisi kualitas, pengalaman, maupun pemahaman terhadap kompetisi," ujar Yusrinal.
Proyek Jangka Panjang Hingga 2027
Tidak main-main, Arema FC langsung memagari bomber Brasil ini dengan kontrak jangka panjang hingga 2027.
Hal ini menunjukkan bahwa Joel diproyeksikan menjadi pilar utama Singo Edan dalam beberapa musim ke depan, bukan sekadar solusi sesaat.
Kini, dengan duet Dalberto dan Joel Vinicius, tim pelatih memiliki variasi taktik yang lebih kaya untuk mempertajam daya gedor.
Aremania pun patut menantikan sejauh mana kombinasi ini mampu membawa Arema FC terbang lebih tinggi di paruh kedua Super League 2025/26.***
Editor : Ibnu Yunianto