Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Hasil Ratchaburi vs Persib di ACL 2: Kalah 0-3, Ini Analisis Hodak Soal Kekalahan Maung

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 12 Februari 2026 | 06:33 WIB
Para pemain Persib dan Ratchaburi FC berduel memperebutkan bola dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions Asia 2 di Dragon Solar Park, Ratchaburi, Tailan.
Para pemain Persib dan Ratchaburi FC berduel memperebutkan bola dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions Asia 2 di Dragon Solar Park, Ratchaburi, Tailan.

RADAR BALI - Langkah PERSIB di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/26 dimulai dengan hasil yang kurang memuaskan.

Bertandang ke Stadion Ratchaburi pada Rabu, 11 Februari 2026, tim berjuluk Maung Bandung tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah Ratchaburi FC dengan skor telak 0-3.

Tiga gol kemenangan Ratchaburi FC bersarang di gawang Teja Paku Alam melalui aksi Pedro "Tana" Placeres pada menit 5 dan 84, serta kontribusi Gabriel Mutombo Kupa di menit 53.

Sejak peluit awal dibunyikan, PERSIB tampak kesulitan keluar dari tekanan.

Baru berjalan lima menit, gawang Teja sudah bobol oleh sepakan Tana.

Meski tertinggal, PERSIB sempat memberikan perlawanan dan menciptakan peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PERSIB mencoba melakukan perubahan strategi.

Di menit ke-50, Berguinho hampir menyamakan kedudukan setelah menerima umpan Alfeandra Dewangga, namun tembakannya masih melenceng.

Sial bagi PERSIB, di menit ke-53, pemain pengganti Kupa justru berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.

Pelatih Persib Bojan Hodak merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.

Saddil Ramdani, Adam Alis, dan Sergio Castel dimasukkan untuk menambah daya gedor.

Laga ini pun menjadi momen debut bagi Castel serta bek asal Prancis, Layvin Kurzawa, yang masuk di menit ke-83.

Sayangnya, pergantian tersebut belum membuahkan hasil.

Menit ke-84, Tana mencetak gol keduanya sekaligus mengunci kemenangan Ratchaburi menjadi 3-0.

Di penghujung laga, Reijnders melakukan blok krusial untuk mencegah kebobolan lebih lanjut, memastikan skor tidak bertambah hingga peluit panjang berbunyi.

Evaluasi Pelatih

Seusai laga, Pelatih Persib Bojan Hodak memberikan analisis mengenai kekalahan timnya.

Pria asal Kroasia ini menyoroti konsentrasi pemain di awal laga dan performa di sektor gelandang.

Hodak menyayangkan timnya yang kebobolan di sepuluh menit pertama yang merusak rencana permainan.

Di babak kedua, ia menilai timnya kehilangan kendali di lini tengah. Absennya Mark Klok dan Beckham Putra diakuinya menurunkan kapasitas timnya di tengah lapangan. 

"Kami gagal memenangkan bola kedua (second ball) dan kurang waspada terhadap serangan balik cepat lawan," ujarnya.

Hodak juga mengeluhkan cuaca panas di Thailand yang diakuinya menjadi kendala fisik yang menguras energi para pemainnya.

Menatap Leg Kedua di GBLA

Meski defisit tiga gol merupakan tantangan berat, PERSIB masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan pada leg kedua.

Pertandingan penentuan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari 2026 mendatang.

PERSIB setidaknya membutuhkan kemenangan dengan margin empat gol untuk bisa melaju ke babak 8 besar.

Hodak berharap dukungan penuh dari Bobotoh dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk tampil lebih baik di kandang sendiri.**

Editor : Ibnu Yunianto
#acl 2 #persib bandung #sepak bola asia #maung bandung #hasil persib #skor persib #Ratchaburi FC vs Persib Bandung #bojan hodak #ratchaburi fc #Hasil ACL 2 #teja paku alam #afc champions league two #ratchaburi fc vs persib #liga champions asia #Persib vs Ratchaburi FC