Kapolsek Kerambitan Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti menyatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi Sabtu (6/5) sekitar pukul 16.00, tapi korban melaporkan padi hari ini.
Dari keterangan pelapor (korban) I Made Sumantra kebakaran bale seke enam miliknya terjadi saat korban sedang beristirahat di dalam kamar.
Sekitar pukul 16.30 wita korban mendengar suara ledakan. Usai mendengar suara ledakan korban seketika langsung keluar dari kamar miliknya. Ia melihat asap mengepul keluar dari bale mundak seke enam. Korban yang panik, kemudian meminta pertolongan pada tetangganya. Sayangnya api saat itu telah membumbung tinggi dan membakar bale seke enam.
Mesti sempat dibantu warga sekitar memadamkan api dengan alat seadanya, namun api tetap tak dapat dipadamkan. Korban pun menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan.
“Sehingga sekitar pukul 17.30 barulah api dapat dipadamkan setelah satu unit mobil damkar diturunkan di lokasi,” terang Kompol Subakti, Minggu (7/5).
Akibat peristiwa kebakaran itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Pasalnya seisi bale ludes terbakar. Mulai dari kasur, perabotan rumah dan alat-alat elektronik lainnya.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan korban di lapangan. “Penyebab kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik,” pungkasnya. (uli) Editor : Donny Tabelak