Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kejadian Pohon Tumbang akibat Hujan, Angin, di Tabanan Diduga Belum Semua Dilaporkan

Juliadi Radar Bali • Senin, 10 Februari 2025 | 23:40 WIB
CUACA BURUK : Kondisi penanganan pohon tumbang  yang menimpa bangunan rumah warga yang berada Banjar Jadi Anyar, Kediri Tabanan.  (Foto BPBD Tabanan untuk Radar Bali)
CUACA BURUK : Kondisi penanganan pohon tumbang yang menimpa bangunan rumah warga yang berada Banjar Jadi Anyar, Kediri Tabanan. (Foto BPBD Tabanan untuk Radar Bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Dampak dari angin kencang disertai hujan yang terjadi pada Minggu kemarin (9/2/2025) membuat wilayah Tabanan dilanda musibah pohon tumbang. 

Berdasarkan data sementara dari BPBD Tabanan baru tercatat tujuh lokasi titik pohon tumbang yang dilaporkan warga. Pohon tumbang itu tidak hanya mengakibatkan akses jalan warga terganggu. Melainkan menyebabkan kerusakan pada rumah warga. 

Tujuh lokasi titik pohon tumbang di  antaranya berada di Jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar Sembung Gede Kerambitan. Pohon perindang tumbang menimpa bangunan atap genteng rumah warga. 

 Baca Juga: Bencana Pohon Tumbang Kepung Denpasar dan Badung, Masyarakat Diimbau Lebih Waspada

Kemudian pohon tumbang di Jalan Gatot Subroto Sanggulan Kediri berada tepat. Beruntung saat kejadian tidak ada pengguna jalan yang tertimpa. 

Pohon tumbang juga berada di Jalan Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Desa Werdhi Buana meski tidak ada korban jiwa, namun membuat kemacetan lalu lintas. Karena pohon tumbang melintang dibadan jalan. 

Pohon tumbang juga menimpa bangunan rumah warga yang berada Jalan Rajawali, Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken Tabanan. 

Selain itu pohon tumbang juga menimpa bangunan rumah warga yang berada Banjar Jadi Anyar, Desa Banyar Anyar Kediri Tabanan.  

Selanjutnya pohon tumbang juga berada di Desa Kukuh Marga yang mengakibatkan akses jalan utama menuju DTW Alas Kedaton tidak dapat dilalui. 

Terparah akibat dari angin kencang membuat bangunan bale saka enam di Pura Luhur Tanah Lot yang sedang proses renovasi dan masuk tahap finishing rusak. 

Robohnya bale seka enam itu diakui oleh Asisten Manager DTW Tanah Lot I Putu Toni Wirawan. Ia menyebut roboh bale seka enam karena diterpa angin kencang. 

"Sekitar pukul 14.00 siang kejadiannya, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ungkap Toni.   

Menurutnya, kerusakan itu terjadap pada bagian atap bale saka nem yang ambruk. Bangunan itu sendiri masih dalam proses ronovasi dan masuk tahap finishing.

“Atapnya yang ambruk. Kalau kerugiannya, kami belum mengetahui. Besok rencananya, panitia (renovasi) dan pamangku rembug membahas itu,” jelasnya.

Selain membahas kerugian, rembug itu juga kemungkinan akan membahas soal upacara yang akan dilakukan terhadap musibah itu.

“Apakah akan dilaksanakan guru piduka atau upacara lainnya. Yang jelas, tadi kami sudah koordinasi dengan panitia dan pamangku di Luhur (Pura Luhur Tanah Lot),” imbuh Toni.

Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Sri Nadha Giri menyebut dampak dari angin kencang yang terjadi pada Minggu siang belum ada dilaporkan korban jiwa. Bahkan petugas dari tim reaksi cepat masih berpencar melakukan penanganan dari beberapa titik pohon tumbang. 

"Petugas masih di lapangan baru tujuh laporkan masuk kejadian pohon tumbang," ujarnya. 

Pihaknya juga belum bisa menghitung jumlah kerugian akibat dampak dari angin kencang itu. Karena petugas masih bekerja.  

Masih diprediksi terjadi angin kencang dalam beberapa hari kedepan ini. Pihaknya di BPBD Tabanan on call selama 24 Jam. Bahkan beberapa petugas telah pihaknya siagakan bila ada panggilan atau laporan dari warga terhadap kejadian pohon tumbang. 

"Kami sudah siagakan tim reaksi cepat (TRC) BPBD Tabanan, kami juga telah keluarkan himbauan agar warga tetap berhati-hati dan terus memantau perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG," tandasnya.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #bencana #pohon tumbang