Persiapan Hadapi Kemarau Panjang, PDAM Tabanan Siagakan Pasokan Air 24 Jam dan Pantau 34 Sumber Mata Air

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 06:39 WIB

 

ilustrasi perbaikan saluran pipa air PDAM. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi perbaikan saluran pipa air PDAM. (gambar digital gemini/radar bali)

TABANAN, RadarBali.id – Perumda Tirta Amertha Buana (PDAM) Tabanan bergerak cepat menyusun strategi guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung dari April hingga September mendatang.

Baca Juga: Cegah Warga Pakai Sumur Bor, PDAM Tabanan Kebut Ekspansi Layanan: Pelanggan Capai 70.146, Jamin Stok Air Aman!

Fokus utama adalah menjaga stabilitas distribusi air agar tidak terganggu meski debit air alami menurun.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Ganggu Distribusi Air Bersih, di Tabanan PDAM Harus Bertindak Cepat

Kasubag Humas Perumda, I Putu Wahyu Untung Suardana, memaparkan beberapa langkah mitigasi yang sedang berjalan:

Baca Juga: Melongok Kesibukan di Tempat Instalasi Air PDAM Tabanan saat Musim Hujan yang Airnya, Keruh dan Kotor Banyak Endapan

1.   Audit Kebocoran: Melakukan tes kualitas air sekaligus mendeteksi kebocoran pipa distribusi lebih awal untuk meminimalkan air yang terbuang percuma (non-revenue water).

2.   Perawatan Mesin: Pembersihan endapan lumpur pada pompa dilakukan secara rutin, termasuk menyiagakan pompa cadangan jika terjadi kerusakan mendadak.

3.   Pemetaan Wilayah: PDAM mulai memetakan titik-titik pelanggan yang paling rawan mengalami penurunan tekanan air saat kemarau puncak.

Saat ini, PDAM masih mengandalkan 34 sumber air (24 mata air alami dan 10 sumber air baku). "Petugas kami bersiaga 24 jam secara bergantian untuk memantau jaringan distribusi guna memastikan kualitas dan kuantitas air tetap stabil di tangan pelanggan," tegas Untung, kepada wartawan.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
perbaikan saluran pipa kemarau kering pancaroba pdam kemarau panjang