TABANAN, Radar Bali.id – Jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk kembali memicu kekhawatiran. Merespons keluhan dari pengguna kendaraan bermotor dan masyarakat mengenai kondisi jalan yang rusak, jajaran anggota lalu lintas Polsek Selemadeg langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
Pengecekan dipimpin oleh Panit Lantas Polsek Selemadeg, Aiptu I Nyoman Artana bersama anggotanya.
Hasil survei menunjukkan adanya titik kerusakan berupa jalan berlubang pada area jembatan yang berlokasi di sebelah barat Pantai Soka, Selemadeg.
Petugas menemukan dua lubang dengan diameter berkisar antara 10 hingga 15 centimeter.
Berdasarkan pantauan di lokasi, area jalan tersebut sebenarnya sempat mendapatkan penambalan. Namun, karena pengerjaannya belum optimal, aspal kembali terkelupas dan mengalami kerusakan.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, 52, menjelaskan bahwa pengecekan langsung oleh anggotanya ini dilakukan pada 3/6/2026. Menurutnya, keberadaan dua lubang di jalur utama tersebut sangat membahayakan keselamatan pengendara, khususnya roda dua.
"Hasil pengecekan jalan berlubang ini sudah kami laporkan ke Satlantas Polres Tabanan agar segera dikoordinasikan dengan Balai Jalan Nasional Satker Wilayah Bali," ujar Kompol Subadi saat dikonfirmasi pada 4/6/2026.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa kerusakan di jalur padat ini dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari faktor cuaca hingga tingginya volume kendaraan berat yang melintas.
"Namun faktor yang paling dominan memicu aspal cepat terkikis dan retak adalah intensitas kendaraan bertonase berat," tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi cepat agar tidak memakan korban jiwa, petugas di lapangan telah memasang tanda peringatan di sekitar lokasi. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi kawasan Jembatan Soka untuk lebih waspada.
"Kami imbau pengendara untuk tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan demi keselamatan bersama," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita