TABANAN,radarbali.id – Tiga truk mogok ketika melintas di jalan tanjakan Banjar Dinas Samsam, Desa Samsam, Kerambitan Tabanan Sabtu, 15 Juli 2023. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, apalagi saat ini tanjakan Samsam sedangkan dilakukan perbaikan pelebaran jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur-Bali.
Ketiga truk mogok tersebut, berawal dari truck bernopol DK 9181 FE yang memuat pagar gulungan dan besi seberat 25 ton. Truk yang dikemudikan I Komang Budiasa, 48 datang dari arah utara (Gilimanuk) menuju selatan (Denpasar) sekitar pukul 11.30 wita.
Setibanya di TKP saat memasuki jalan tanjakan Samsam di kilometer 25,1 dengan jalan tikungan landai ke kiri. Truk itu yang hendak over persneling, malah tidak bisa bergerak ternyata gardan as roda belakang kanan truk patah. Sehingga menyebabkan truk tidak bisa bergerak berjalan.
Selang beberapa saat kemudian dari arah belakang datang kendaraan truk fuso bernopol DK 8321 DE yang dikemudikan oleh I Wayan Astawa yang memuat kayu meranti seberat 20 ton.
Berniat menyalip truk yang mogok, malah pula tidak kuat menanjak, sehingga mogok di sebelah kiri truk bermuatan pagar besi. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan. Terpaksa petugas dari Satlantas Polres Tabanan harus mengurai lalu lintas kendaraan dengan sistem buka tutup.
Beruntung truk berhasil dievakuasi dengan meminta bantuan rekannya yang melintas. Kedua kendaraan yang mogok tersebut dapat di evakuasi lalin kembali dibuka dua jalur.
Disaat kemudian kembali datang truck trailer bernopol H 9024 OF bermuatan keramik seberat 25 ton. Truk yang dikemudikan oleh Muhammad Wahid, 38 datang dari arah utara menuju selatan.
Saat memasuki jalan tanjakan samsam dengan kondisi landai ke kiri roda belakang truk selip, karena muatan melorot ke bagian belakang, Sehingga truk tidak kuat nanjak kemudian dimundurkan di bahu jalan sebelah kanan jalan.
Kerap kalinya truck terguling dengan tak kuat menanjak di tanjakan Samsam. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengingatkan sopir truck untuk berhati-hati. Cara antisipasi dengan mengurangi beban muatan. Selain itu hindari menggunakan perseneling atas saat berada di tanjakan.
“Tapi yang paling tepat dilakukan sopir adalah muatan truk harus dikurangi mengingat banyaknya tanjakan di Jalur Denpasar-Gilimanuk. Agar tidak terjadi kecelakaan,” pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan