Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Video Penyiksaan Ihor Komarov di Bali Viral: Polisi Buru Akun Mr Terimakasih, Interpol Turun Tangan

Andre Sulla • Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:11 WIB

Tangkapan layar akun Mr Terimakasih yang mengunggah kondisi WN Ukraina Ihor Komarov yang disekap dan disiksa.
Tangkapan layar akun Mr Terimakasih yang mengunggah kondisi WN Ukraina Ihor Komarov yang disekap dan disiksa.

DENPASAR, Radar Bali – Jagat maya kembali digegerkan dengan unggahan video dari akun media sosial Mr.Terimakasih.

Video berdurasi beberapa menit tersebut diduga kuat menampilkan Ihor Komarov, 28, warga negara Ukraina yang dilaporkan hilang diculik di Bali.

Keberadaan pemuda tersebut masih menjadi misteri besar dan dikaitkan dengan penemuan potongan tubuh di Pantai Ketewel, Gianyar.

Dalam rekaman yang beredar luas, pria yang diyakini sebagai Ihor Komarov tampak terbaring lemah di atas tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut.

Kondisi fisiknya sangat memprihatinkan; terdapat memar keunguan di sekitar mata kanan, luka lecet di wajah, serta bibir pecah dengan bekas darah yang mengering.

Wajah korban terlihat bengkak dan menunjukkan tanda-tanda kelelahan hebat dengan mata setengah tertutup.

Meski tato di bagian bahunya terlihat jelas, tidak tampak luka terbuka besar di area tersebut.

Namun, penyebab pasti cedera tersebut belum bisa dipastikan hanya melalui rekaman visual.

Muncul dugaan kuat bahwa saat video diambil, Ihor Komarov masih berada dalam penyekapan.

Dia tampak dipaksa membaca pernyataan tertulis yang menyudutkan dirinya sebagai pelaku penipuan dan pemimpin jaringan scam.

Ihor juga meminta keluarganya menebus dirinya sesuai permintaan penculik yakni USD 10 juta atau sekitar Rp 168 miliar.  

Penelusuran jurnalis independen terhadap latar belakang keluarganya tidak menemukan keterkaitan dengan aktivitas kriminal.

Ayah korban diketahui merupakan seorang pengembang di Ukraina.

Narasi dalam video tersebut mengungkap bahwa target utama para pelaku sebenarnya adalah rekan korban bernama Ermak Petrovsky.

Saat peristiwa penculikan terjadi, Ermak sempat memberikan perlawanan sengit dengan menusuk salah satu penyerang menggunakan pisau sebelum akhirnya berhasil meloloskan diri.

Pihak keluarga korban dilaporkan menolak memenuhi permintaan tebusan dan memilih untuk memutus komunikasi dengan para pelaku.

Di sisi lain, kepolisian telah menemukan barang bukti berupa satu unit Toyota Alphard hitam yang diduga digunakan dalam aksi penculikan tersebut.

Kasus ini telah menarik perhatian internasional. Pemerintah Ukraina dikabarkan telah melayangkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia terkait penculikan warga negaranya di Pulau Dewata.

Tim penyelidik dari dua negara kini dilaporkan sudah berada di Bali untuk memburu pelaku dan melacak keberadaan korban.

Keterlibatan Interpol juga disebut-sebut dalam upaya pelacakan jaringan internasional yang diduga terlibat.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman intensif terhadap keaslian video tersebut serta melacak akun pengunggahnya.

Polisi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pengungkapan kasus demi memastikan keselamatan korban. (dre)

Editor : Ibnu Yunianto
#Penculikan WNA di Bali #berita bali #Scamming Network #Update Kriminal Bali #kasus penculikan #interpol #viral #kejahatan internasional #Kriminal Bali #polda bali #WNA Ukraina diculik #Ermak Petrovsky #Akun Mr Terimakasih #Ihor Komarov #bali #ukraina #Video Penyiksaan Ihor Komarov