Ekshibisi layang -layang internasional di Sirkuit All in One Jembrana, Jumat (18/8/2023). Puluhan layang -layang dari 10 negara dengan beragam jenis dan bentuk yang dibawa oleh peserta menghiasi langit pesisir Pantai Pengambengan. Layangan mengudara menghias langit dari pagi hingga sore hari.
SEMULA, layang -layang internasional yang pertama digelar dalam rangka HUT Kota Negara ini rencananya dihadiri 50 negara.
Namun akhirnya hanya 10 negara yang memastikan hadir dan menerbangkan layang -layang dari negaranya, diantaranya dari Australia, Malaysia dan Filipina dan sejumlah negara lainnya.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjelaskan, sejumlah negara yang awalnya akan hadir masih terkendala pengurusan visa dan kebetulan di hari yang sama digelar juga festival layang -layang internasional di Jogjakarta.
Tetapi, meskipun 10 negara saja yang hadir, sebanyak 50 layang-layang yang akan menghiasi langit di atas kita ini. "Acara akan berlangsung hingga sore hari," jelasnya.
Setelah ekshibisi ini, selanjutnya akan digelar secara rutin dan menjadi kalender event setiap tahun, dengan tanggal yang sama 18 Agustus. "Tahun depan, bakal dirancang kembali dan memperebutkan Piala Bupati Bergilir. Ini membanggakan buat kita Jembrana," terangnya.
Event layang -layang internasional yang digelar ini, lanjutnya, sebagai salah satu upaya promosi pariwisata ke wisawatan mancanegara. "Mulai dari layang-layang ini kita promosikan pariwisata Kabupaten Jembrana," tandasnya.
Komite Bali Internasional Kite Ida Bagus Ugrasena mengatakan, dengan mendatangkan para tokoh layangan di sejumlah negara ini, diharapkan ini menjadi awal untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Jembrana.
"Even ini tentunya bakal berkelanjutan dan diagendakan oleh Bupati Jembrana sebagai kalender event," terangnya.[*]
Editor : Hari Puspita